FIFA Panen Kritik, Presiden LaLiga: Infantino Harus Mundur
Presiden FIFA Gianni Infantino didesak mundur oleh Javier Tebas. FIFA disebut 'sakit dari akar', jeda minum hanya untuk iklan, dan Infantino dilindungi sistem.
Timnas U-19 vs Pohang Steelers FC - PSSI
Harianjogja.com, DAEGU — Tim U-19 Indonesia harus mengakui dan wajib memetik pelajaran dari kekalahan 1-5 pada laga uji coba melawan tim senior Pohang Steelers FC di Stadion Gyeongsan, Daegu, Korea Selatan, Sabtu (9/4). Gol semata wayang dari Garuda Nusantara dicetak oleh Marselino Ferdinan pada menit ke-77.
Berbeda dengan tim Pohang sebelumnya yang U-19, kali ini yang dihadapi oleh Marselino Ferdinan dan kawan-kawan adalah tim seniornya. Untuk itu, pelatih kepala tim, Shin Tae-yong menegaskan timnya tak bisa mengembangkan permainan di babak pertama, namun tidak di babak kedua.
"Jadi karena kita bertemu dengan tim yang sangat kuat, kami tidak bisa mengembangkan permainan yang kita inginkan, itu sangat disayangkan, tapi babak kedua sudah mulai beradaptasi dengan pertandingan, saya berharap ini bisa dijadikan pengalaman yang baik untuk para pemain," kata Shin Tae-yong.
Adapun Shin Tae-yong menegaskan kembali, kalau tim ini harus bisa belajar semua aspek (fisik, tempo permainan, dll) dari tim Pohang setelah pertandingan melawan tim kuat seperti mereka.
"Tim yang kami hadapi sangat kuat, fisik dan tempo permainan mereka bagus, daripada saya katakan sesuatu hal saja, lebih baik saya katakan kalau para pemain ini harus bisa belajar secara keseluruhan aspek dari tim Pohang, mengenai sepak bola yang kuat itu seperti apa," tegasnya.
Sementara itu, pencetak gol satu-satunya bagi Indonesia, Marselino Ferdinan mengatakan, "Pertandingan tadi memang cukup sulit, kami memang sulit mengembangkan permainan di babak pertama karena banyak tekanan ke pertahanan kami, namun di babak kedua, kami sudah mulai bisa beradaptasi, dan tenang dalam memainkan permainan sepak bola kami. Tentu bangga dan senang bisa cetak gol melawan tim sekelas Pohang. Kami akan lebih baik lagi kedepannya nanti," tuturnya.
Kekalahan ini tentu menjadi evaluasi lagi bagi Tim U-19. Dalam perjalanannya selama pemusatan latihan di Korea Selatan, tim ini sempat mengalami kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, mereka juga kembali bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC, menang 2-0 dari tim Pohang Steelers FC U-19 dan kembali menang 2-1 saat bertemu tim Kyungil University.
Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali menggelar satu uji coba terakhir, melawan Daegu FC di hari Rabu, tanggal 13 April 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden FIFA Gianni Infantino didesak mundur oleh Javier Tebas. FIFA disebut 'sakit dari akar', jeda minum hanya untuk iklan, dan Infantino dilindungi sistem.
Media sosial tak lagi sekadar menjadi ruang hiburan. Melalui bedah buku berjudul 300 Juta Pertama dari YouTube dan Facebook yang digelar Dinas Perpustakaan
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Peringatan HAN 2026 di Prambanan libatkan ratusan siswa. Edukasi budaya, bantuan sosial, dan pesan penting untuk generasi muda.
Donald Trump dikabarkan ingin mendorong Presiden FIFA Gianni Infantino menjadi Sekjen PBB setelah masa jabatan António Guterres berakhir.