FAJI Sleman Resmi Berdiri, Langsung Persiapan Ikuti 2 Kejuaraan
Pengda FAJI DIY mengukuhkan struktur kepengurusan Pengurus Cabang (Pengcab) FAJI Sleman periode 2026 - 2030.
Dua orang peserta babak final dihadirkan dalam jumpa pers Jogja Gelut Day #1 di kawasan Sleman, Senin (27/6/2022). - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—MMA Fighting Championship dengan tajuk Jogja Gelut Day #1 memasuki tahap akhir, yaitu babak final.
Mengusung konsep wisata olahraga dan olahraga hiburan, babak final Jogja Gelut Day #1 akan digelar di Mahika Ayu Stage, kawasan Taman Wisata Tebing Breksi, Prambanan, Sleman pada Kamis (30/6/2022).
Penyelenggara Jogja Gelut Day, Aditya Kristiawan, menuturkan gelaran olahraga ini mengacu pada aturan MMA amatir dengan pelindung kepala serta siku dan dipimpin wasit yang kompeten.
Lokasi penyelenggaraan juga berpindah-pindah sebelum agenda final berlangsung di kawasan Tebing Breksi. “Agenda semifinal berlangsung di Kaliurang diikuti 100 peserta hasil dari penyisihan yang diikuti 515 peserta,” tuturnya, Senin (27/6/2022).
Inisiator Jogja Gelut Day, Erix Soekamti, mengatakan nantinya para juara dan peserta berbakat Jogja Gelut Day akan mendapatkan pembinaan sebagai jalan menuju jenjang yang lebih tinggi.
“Terima kasih untuk semua pihak yang sudah mendukung terselenggaranya acara ini. Sekarang, Jogja Gelut Day sudah memasuki tahap akhir. Sampai jumpa di Tebing Breksi dan Jogja Gelut Day edisi berikutnya,” tutur Erix.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengda FAJI DIY mengukuhkan struktur kepengurusan Pengurus Cabang (Pengcab) FAJI Sleman periode 2026 - 2030.
BPOM menyebut sekitar 31 ribu sumber daya hayati Indonesia berpotensi menjadi produk kesehatan berbasis alam dan perlu hilirisasi riset.
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.
DPRD Kota Jogja menyoroti keluarga kurang mampu yang memilih SD swasta. Pendidikan agama dan karakter menjadi salah satu pertimbangannya.
Jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Enggano belum teridentifikasi sebagai korban KM Arupadatu I. DNA masih didalami tim DVI.
Pesawat Aman Air pengangkut 3.700 liter BBM tergelincir di Bandara Mulia Papua Tengah. Pilot selamat dan bandara ditutup sementara.