Laga 72 Menit Berakhir, Yusuf Gagal ke Babak Utama Malaysia Masters
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Piala AFC - Ist
Harianjogja.com, GIANYAR — Pelatih Bali United Stefano Cugurra angkat bicara terkat kekalahan telak 2-5 yang dialami oleh anak asuhnya saat menjamu Visakha FC, pada babak penyisihan Grup G AFC Cup 2022, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (27/6/2022).
Mantan pelatih Persija itu menilai waktu istirahat timnya sangat pendek, hal itu membuat para pemainnya kelelahan.
“Banyak pemain yang sudah bekerja keras saat melawan Kedah Darul Aman,” kata Teco.
“Mungkin dua hari tidak cukup bagi kami untuk istirahat,” sambungnya.
Menurut Teco, kondisi fisik dari para pemainnya tidak prima, sementara lawan punya cukup waktu istirahat. “Recovery mereka bagus,” tegasnya. “Kami meminta maaf kepada suporter yang datang karena kami hilang konsentrasi. Lawan bermain baik dan mempunyai kualitas untuk mencetak gol ke kami,” jelasnya.
Di pihak lawan, pelatih Visakha FC, Meas Channa mengatakan, senang dengan hasil yang didapatkan, karena diakuinya laga melawan Bali United sulit.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemain yang terus berjuang hingga laga selesai. Kami bisa bermain dengan baik hari ini dan memenangkan pertandingan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.