Belanda dan Spanyol Teratas! Ini 5 Tim Paling Sial di Adu Penalti
Belanda disingkirkan Maroko lewat adu penalti di Piala Dunia 2026 dan kini menyamai rekor buruk Spanyol dalam sejarah turnamen.
Piala AFC - Ist
Harianjogja.com, JOGJA — Laga panas akan tersaji saat Kaya FC dan Bali United bertemu dalam lanjutan babak penyisihan Grup G AFC Cup 2022, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis (30/6/2022) sore.
Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk membuka peluang lolos ke babak selanjutnya.
Sebelum melakoni laga kali ini, baik Kaya FC maupun Bali United sama-sama memiliki modal yang kurang meyakinkan. Kaya FC takluk dari Kedah dengan skor 1-4, sementara Bali United dihajar Visakha FC dengan skor 2-5.
Bali United masih punya kans untuk lolos ke babak semifinal AFC Cup zona ASEAN. Syaratnya, anak asuh Teco harus menang dengan skor besar atas Kaya FC sembari berharap Visakha kalah pada laga terakhir. Dengan begitu, Bali United bisa lolos dengan status juara grup.
Tapi, jika menjadi runner-up, Bali United masih berpeluang untuk lolos. Namun, mereka harus melihat perolehan poin dan klasemen grup lain untuk menentukan runner-up terbaik.
Perkiraan Pemain :
Kaya FC: Q. Kammeraad, C. Mitchell, Rota, Menzi, J. Curran, Fujii, Kekkonen, Amita, Melliza, Lopez Mendy, Bedic.
Bali United: Nadeo Argawinata, Andhika Wijaya, Leonard Tupamahu, Willian Pacheco, Ricky Fajrin, Rizky Pellu, Brwa Nouri, Eber Bessa, Privat Mbarga, Ilija Spasojevic, Irfan Jaya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Belanda disingkirkan Maroko lewat adu penalti di Piala Dunia 2026 dan kini menyamai rekor buruk Spanyol dalam sejarah turnamen.
Mimisan berulang bisa jadi tanda penyakit serius seperti hipertensi hingga gangguan darah, ini penjelasan dokter.
Prancis hadapi Swedia di 32 besar Piala Dunia 2026, ini prediksi skor dan susunan pemain.
Kasus korupsi laptop Chromebook rugikan negara Rp1,56 triliun, eks Mendikbud divonis 10 tahun penjara.
Kasus dugaan pembubaran ibadah GMS Bantul terus diselidiki, 31 saksi diperiksa, polisi siapkan penetapan tersangka.
Harga Minyakita tetap Rp15.700 per liter meski CPO naik, pemerintah prioritaskan daya beli masyarakat.