Final Panas Lawan Thailand Jadi Ujian Harga Diri Garuda
Indonesia vs Thailand di final AFF Futsal 2026 jadi ajang pembuktian, Garuda bidik juara beruntun dan hapus stigma lama.
Bintang Paris Saint-Germain Kylian Mbappe bersama pelatih Mauricio Pochettino./Antara/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Paris Saint-Germain (PSG) resmi mengumumkan pemutusan kontrak pelatih Mauricio Pochettino pada Selasa (5/7/2022).
Dalam pernyataan di laman resmi klub, PSG mengucapkan terima kasih kepada Mauricio Pochettino yang telah memimpin Les Parisiens sejak Januari 2021.
BACA JUGA: PSIM Jogja Dihatam Badai Cedera Pemain
"Mantan kapten Rouge & Blues, Pochettino memimpin PSG dalam 84 pertandingan resmi. Di bawah asuhannya, PSG memenangi Piala Super Prancis 2020 dan Piala Prancis 2020-2021 dan juga gelar Liga Prancis yang kesepuluh kali beruntun pada April lalu," bunyi pernyataan resmi PSG.
"Manajemen berterima kasih kepada Mauricio Pochettino dan staf atas kerja keras mereka dan berharap mereka meraih kesuksesan di masa mendatang," bunyi pernyataan PSG.
Selepas memutus kontrak Pochettino, PSG juga mengumumkan Christophe Galtier sebagai pelatih baru mereka dalam sesi konferensi pers bersama Nasser Al-Khelaifi, Presiden PSG.
"Saya siap dengan tugas ini. Jika saya menerima tanggung jawab ini, berarti saya punya kapasitas untuk melakukannya. Tentu saja saya tak bisa melakukannya sendiri, tapi kami akan kuat jika bersama-sama," ucap Christophe Galtier usai ditunjuk jadi pelatih baru PSG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Lima fitur aksesibilitas iPhone seperti Back Tap, AssistiveTouch, Reduce Motion, Sound Recognition, dan Background Sounds bisa membantu penggunaan sehari-hari.
Bahlil Lahadalia menyebut parliamentary threshold ideal berada di angka 5%, meski pembahasan lintas partai belum menghasilkan keputusan final.
Sebanyak 413 siswa, guru, dan karyawan SMKN 2 Jogja mengalami mual hingga diare usai menyantap MBG. Penyebab masih diselidiki.
Menhub Dudy Purwagandhi mengganti Dirjen Hubla Muhammad Masyhud dengan Lollan Panjaitan sebagai bagian dari evaluasi internal Kemenhub.
Tekanan akademik, tuntutan awal karier, hingga proses pencarian jati diri dapat menjadi sumber stres bagi kelompok dewasa muda.