Advertisement

Empat Pemain Persebaya Terancam Absen Lawan Persita

Jumali
Kamis, 28 Juli 2022 - 22:07 WIB
Jumali
Empat Pemain Persebaya Terancam Absen Lawan Persita Marselino Ferdinan saat mengunjungi latihan Persebaya, Kamis (14/7 - 2022) pagi. / Persebaya\\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, SURABAYAPersebaya Surabaya terancam tidak akan diperkuat empat pemainnya saat laga kandang melawan Persita pada pekan ke-2 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (1/8/2022) malam.

Ketiga pemain tersebut adalah penyerang Silvio Junior, gelandang Marselino Ferdinan, serta bek Leo Lelis dan Salman Alfarid.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Leo dan Marselino sudah absen sejak laga perdana. Leo mendapatkan cederanya saat latihan terakhir bersama Persebaya, sedangkan Marselino mendapatkan cederanya saat membela timnas Indonesia di ajang AFF U-19 2022 beberapa waktu lalu.

Silvio sendiri sudah sempat menjalani debutnya bersama tim berjuluk Bajul Ijo saat menghadapi Persikabo 1973. Selepas pertandingan, engkelnya bermasalah dan harus absen dari latihan.

"Ada beberapa pemain yang hari ini belum ikut latihan. Silvio engkelnya kena benturan dan dia merasakan nyeri sehingga tidak bisa ikut latihan," kata pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso, dikutip dari laman Liga Indonesia Baru, Kamis (28/7/2022).

"(Leo) Lelis juga masih belum bisa. Salman (Alfarid) juga katanya sakit."

"Kalau Marsel mulai membaik, tapi dia belum bisa bergabung dengan tim, tapi saya lihat dia sudah lari-lari sudah mulai membaik," sambungnya.

Tanpa Leo dan Marselino, Persebaya kurang menggigit dari segi serangan dan bertahan. Itu yang membuat Persebaya tumbang 1-0 ditangan Persikabo 1973 di Stadion Pakansari, Bogor.

Sementara itu, Silvio yang diberi kesempatan bermain masih belum mencetak gol. Padahal pemain asing berusia 28 tahun itu punya empat tembakan tepat sasaran yang masih gagal dikonversi menjadi gol.

Hal tersebut yang coba diperbaiki Aji Santoso pada laga kedua. Ia ingin para pemainnya lebih efektif dalam menuntaskan setiap peluang yang ada.

"Kemarin jujur, tidak jelek mainnya anak-anak. Kita dapat banyak peluang. Permasalahannya peluang itu tidak dikonversi menjadi gol," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Gempa Besar Guncang Turki, 500 Warga Negara Indonesia Terkena Dampaknya

News
| Senin, 06 Februari 2023, 19:07 WIB

Advertisement

alt

Kunjungan Malioboro Meningkat, Oleh-oleh Bakpia Kukus Kebanjiran Pembeli

Wisata
| Senin, 06 Februari 2023, 10:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement