Messi Didenda MLS Usai Tampar Leher Pemain Philadelphia Union
Lionel Messi didenda MLS setelah menampar bagian belakang leher Quinn Sullivan dalam laga Inter Miami vs Philadelphia Union.
Logo IBL / Iblindonesia.com
Harianjogja.com, BANDUNG — Pelita Jaya Bakrie bertekad meraih kemenangan sekaligus membalas kekalahan dari RANS PIK Basketball saat keduanya bertemu pada gim ketiga playoff IBL 2022, di C’Tra Arena, Bandung, 16 Agustus mendatang. Raihan kemenangan atas RANS akan membawa Pelita Jaya lolos ke babak semifinal IBL 2022.
Pelatih Pelita Jaya, Fictor Gideon Roring menyatakan pada gim ketiga nantinya ia berharap agar anak asuhnya tampil dengan maksimal. Sebab, akibat penurunan permainan dari anak asuhnya, Pelita Jaya Bakrie kalah dengan skor 58-65 dari RANS PIK. Padahal di gim pertama, Pelita Jaya menang dengan skor 74-66.
“RANS pantas menang. Mustahil kami bisa menang jika field goals cuma 21 persen,” kata pria yang akrab disapa Ito ini dikutip laman resmi IBL, Senin (15/8/2022).
“Kemarin RANS memang lebih bagus. Kami akan fight pada gim ketiga. Energi lawan untuk babak playoff lebih tinggi, kita juga tidak boleh kalah dan tampil dengan energi lebih besar,” tegas Andakara Prastawa, kapten tim Pelita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lionel Messi didenda MLS setelah menampar bagian belakang leher Quinn Sullivan dalam laga Inter Miami vs Philadelphia Union.
Pameran UMKM dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah mencatat 15.159 pengunjung dengan total transaksi mencapai Rp1,165 miliar.
Ketergantungan Indonesia pada implan medis impor mencapai 92%-94%. Pakar mendorong penguatan riset, pendanaan, kolaborasi, dan regulasi nasional.
Ketentuan rujukan dan kontrol BPJS Kesehatan kini terintegrasi dengan layanan digital. Simak cara daftar antrean dan aturan jadwal kontrol.
Produksi kolagen kulit mulai turun sekitar 1% per tahun setelah usia 25 tahun. Dokter menjelaskan mekanisme dan risiko stimulasi kolagen.
Pemain Mataram Utama U-13 Firmansyah Purbo Wicaksono disanksi larangan bermain hingga Soeratin 2026 usai dan denda Rp10 juta.