Messi Didenda MLS Usai Tampar Leher Pemain Philadelphia Union

Jumali
Jumali Sabtu, 22 Agustus 2026 13:17 WIB
Messi Didenda MLS Usai Tampar Leher Pemain Philadelphia Union

Pesepak bola Inter Miami Lionel Messi (kiri) menggiring bola dibayangi pesepak bola Cincinnati FC Brandon Vazquez pada semifinal US Open Cup di Stadion TQL, Cincinnati, AS (23/8/2023). - Antara

Harianjogja.com, JOGJA— Lionel Messi harus menerima sanksi dari Major League Soccer (MLS) setelah terlibat insiden dengan pemain Philadelphia Union, Quinn Sullivan, dalam pertandingan yang berakhir 2-2 pada Rabu (19/8/2026).

Komite Disiplin MLS menjatuhkan sanksi berupa denda kepada megabintang Inter Miami asal Argentina tersebut pada Jumat (21/8/2026) waktu setempat. Namun, MLS belum mengungkap nominal denda yang harus dibayarkan Messi.

Sanksi itu diberikan setelah Messi kedapatan mengarahkan tangannya ke bagian belakang leher Sullivan ketika pertandingan memasuki masa stoppage time.

MLS menyebut tindakan tersebut melanggar kebijakan kompetisi yang mengatur larangan mengarahkan tangan ke wajah, kepala, atau leher pemain lawan.

Messi Terlibat Konfrontasi dengan Quinn Sullivan

Insiden terjadi ketika tensi pertandingan antara Inter Miami dan Philadelphia Union meningkat pada penghujung laga.

Messi menghampiri Quinn Sullivan di sekitar lingkaran tengah lapangan ketika permainan berlangsung di area lain. Keduanya kemudian terlibat adu mulut sebelum Messi melayangkan tamparan ke bagian belakang leher pemain Philadelphia Union tersebut.

Sullivan merespons tindakan Messi dengan sikap menantang dan menatap sang kapten Inter Miami.

Wasit Filip Dujic tidak melihat langsung kejadian itu. Posisi sang pengadil saat insiden berlangsung sedang membelakangi Messi dan Sullivan.

Dujic kemudian bergerak untuk melerai kedua pemain. Tidak ada kartu kuning maupun kartu merah yang diberikan kepada Messi dan Sullivan akibat insiden tersebut.

Meski lolos dari hukuman langsung di lapangan, tindakan Messi akhirnya diproses oleh Komite Disiplin MLS setelah pertandingan.

Rekan Messi Juga Didenda

Messi bukan satu-satunya pemain Inter Miami yang menerima sanksi dari MLS setelah pertandingan tersebut.

Rekan setimnya, Ian Fray, juga dijatuhi denda atas pelanggaran serupa. MLS menilai tindakan yang melibatkan kontak ke bagian wajah, kepala, atau leher pemain lawan masuk dalam kategori pelanggaran yang dapat dikenai hukuman disiplin.

Dalam laporan yang dikutip AFP, insiden Messi dan Sullivan berlangsung ketika pertandingan memasuki masa stoppage time.

Pertandingan sendiri berakhir dengan skor 2-2. Ketegangan bahkan berlanjut hingga terjadi keributan yang melibatkan sejumlah pemain dari kedua tim.

Dua Pemain Diusir Wasit

Meskipun Messi tidak mendapat kartu akibat insiden dengan Sullivan, pertandingan tetap menghasilkan dua kartu merah pada menit-menit akhir.

Yannick Bright dari Inter Miami dan Cavan Sullivan, adik Quinn Sullivan, harus meninggalkan lapangan setelah terlibat dalam perkelahian di dalam kotak penalti.

Keributan tersebut membuat laga semakin panas menjelang peluit panjang. Wasit akhirnya mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan kedua pemain tersebut.

Sementara itu, Messi tetap berada di lapangan hingga pertandingan berakhir meski tindakannya terhadap Quinn Sullivan kemudian menjadi perhatian Komite Disiplin MLS.

Nominal Denda Messi Belum Diungkap

Sampai berita ini diturunkan, MLS belum mengumumkan berapa besar denda yang harus dibayarkan Messi.

Sanksi tersebut menjadi pengingat bagi pemain Inter Miami untuk menjaga perilaku dan emosi selama pertandingan. Status Messi sebagai salah satu pemain terbesar di dunia tidak membuatnya terbebas dari aturan disiplin kompetisi.

Bagi MLS, tindakan terhadap Messi juga menunjukkan bahwa aturan berlaku bagi seluruh pemain, termasuk bintang dengan profil global.

Inter Miami kini harus memastikan insiden serupa tidak kembali terjadi ketika persaingan kompetisi memasuki fase penting. Kontrol emosi akan menjadi bagian penting bagi Messi dan rekan-rekannya untuk menjaga fokus di tengah ketatnya persaingan MLS.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online