APBN 2026: Subsidi Tembus Rp203,7 Triliun, Daya Beli Dijaga
Realisasi subsidi dan kompensasi APBN 2026 capai Rp203,7 triliun. Pemerintah jaga daya beli dan stabilitas harga.
Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Striker klub Liga Jepang J1 League Nagoya Grampus, Jakub Swierczok, diskors empat tahun oleh Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC karena positif menggunakan doping.
Pemain internasional Polandia itu diskors sementara pada Desember 2021 setelah sampel A-nya dinyatakan positif menggunakan zat ilegal, menyusul kekalahan timnya pada perempat final Liga Champions Asia saat melawan Pohang Steelers dari Korea Selatan.
Klub tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan di laman situs mereka pada Jumat bahwa zat tersebut juga terdeteksi dalam sampel B pemain berusia 29 tahun itu dan larangan bermain empat tahun oleh AFC, telah dimulai 9 Desember 2021.
Nagoya mengatakan mereka sedang bernegosiasi dengan pengacara Swierczok mengenai kontraknya dengan klub.
Swierczok telah bermain enam kali untuk Timnas Polandia dan bergabung dengan Nagoya pada 2021. Ia mencetak 12 gol dalam 21 pertandingan di semua kompetisi untuk klub Jepang sebelum diskors.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Realisasi subsidi dan kompensasi APBN 2026 capai Rp203,7 triliun. Pemerintah jaga daya beli dan stabilitas harga.
Pemerintah mempercepat program sektor riil seperti pangan, energi, dan hilirisasi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan global.
BI, Kemenkeu, dan DPR memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas rupiah di Rp18.000 dan meredam tekanan pasar keuangan Indonesia.
Xiaomi 18 Pro Max dikabarkan hadir dengan kamera 200MP ganda, chipset Snapdragon terbaru, dan peningkatan signifikan pada fotografi.
Kemnaker menegaskan komitmen menindaklanjuti laporan PHK, perlindungan pekerja, hingga K3 demi hubungan industrial yang adil dan kondusif.
Bank Mandiri Taspen melalui program Glow and Grow dorong pensiunan tetap aktif, sehat, dan produktif lewat edukasi dan pemberdayaan lansia.