Warga di Jogja Galang Donasi Korban Gempa NTT di Festival Mustika Rasa
Ribuan warga mengikuti senam di Alun-Alun Selatan Jogja dan menggalang donasi lebih dari Rp10 juta untuk korban gempa NTT.
Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Striker klub Liga Jepang J1 League Nagoya Grampus, Jakub Swierczok, diskors empat tahun oleh Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC karena positif menggunakan doping.
Pemain internasional Polandia itu diskors sementara pada Desember 2021 setelah sampel A-nya dinyatakan positif menggunakan zat ilegal, menyusul kekalahan timnya pada perempat final Liga Champions Asia saat melawan Pohang Steelers dari Korea Selatan.
Klub tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan di laman situs mereka pada Jumat bahwa zat tersebut juga terdeteksi dalam sampel B pemain berusia 29 tahun itu dan larangan bermain empat tahun oleh AFC, telah dimulai 9 Desember 2021.
Nagoya mengatakan mereka sedang bernegosiasi dengan pengacara Swierczok mengenai kontraknya dengan klub.
Swierczok telah bermain enam kali untuk Timnas Polandia dan bergabung dengan Nagoya pada 2021. Ia mencetak 12 gol dalam 21 pertandingan di semua kompetisi untuk klub Jepang sebelum diskors.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ribuan warga mengikuti senam di Alun-Alun Selatan Jogja dan menggalang donasi lebih dari Rp10 juta untuk korban gempa NTT.
Taylor Swift menyumbang Rp887 juta untuk membantu Ashley Taunton, ibu yang tertabrak mobil saat menolong korban kecelakaan di tengah hujan deras.
Sekolah Vokasi (SV) UGM merayakan ulang tahun ke-17 lewat pembukaan rangkaian Dies Natalis pada Sabtu (29/8/2026). Usia ini menjadi momentum Sekolah Vokasi UGM
Cara melacak HP Android yang hilang menggunakan email Gmail melalui Find My Device. Simak langkah-langkah menemukan lokasi HP serta fitur pengamanan yang tersed
Veda Ega Pratama menjalani Q1 Moto3 Aragon 2026 pada Sabtu sore. Pebalap asal Gunungkidul wajib masuk empat besar untuk lolos ke Q2 dan memperbaiki posisi start
Jepang resmi memasuki musim flu 2026 lebih awal. Sebanyak 4.094 kasus terdeteksi dalam sepekan, menjadikannya awal musim flu tercepat kedua sejak 1999.