Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
The Isles of Scilly Football League. - Facebook/World Smallest Football League
Harianjogja.com, St. MARY—Isles of Scilly Football League atau Liga Sepak Bola Kepulauan Scilly menjadi liga sepak bola resmi terkecil di dunia. Liga itu hanya terdiri dari dua tim yang bermain satu sama lain sebanyak tujuh belas kali dalam satu musim.
Sebagai rumah sepak bola, Inggris selalu tergila-gila dengan olahraga tim. Tak terkecuali dengan Kepulauan Scilly, sebuah kepulauan dengan lebih dari 140 pulau di ujung barat daya Cornwall, Inggris. Seperti banyak daerah lain di Inggris, pulau-pulau tersebut memiliki liga sepak bola sendiri, tetapi yang membedakan mereka adalah ukuran liga tersebut.
Melansir Oddity Central, liga sepak bola yang ada di Kepulauan Scilly hanya terdiri dari dua tim, yaitu Garrison Gunners dan Woolpack Wanderers. Keduanya bermain satu sama lain setiap akhir pekan selama satu musim, serta dalam dua piala tahunan dan permainan tradisional pada perayaan Boxing Day di Inggris.
“Pertandingan selalu kompetitif dan semua orang selalu memberikan yang terbaik. Ini adalah liga yang unik, memang itulah kekhasan Kepulauan Scilly,” kata pemain lokal Will Leathbridge dikutip dari Oddity Central.
“Pada awal setiap musim kami menggabungkan tim untuk membuatnya sedikit lebih menarik sehingga Anda bermain melawan orang yang berbeda. Para pemain dibagi menjadi beberapa posisi dan kemudian pilihan alternatif dipilih oleh kapten," lanjutnya.
Mengetahui keunikan liga ini, tak jarang ada anggapan bahwa jika bermain melawan tim yang sama setiap akhir pekan akan membosankan setelah beberapa saat. Meski demikian, para pemain di Isles of Scilly Football League akan memastikan bahwa hidup "bisa jadi membosankan tanpa sepak bola". Sehingga selama mereka memiliki seseorang untuk dilawan, tidak ada yang mengeluh mengenai liga yang minimalis itu.
Penggemar sepak bola lokal mengatakan bahwa ada suatu masa pada awal tahun 1900-an ketika liga terdiri dari tim-tim dari kelima pulau berpenghuni di kepulauan. Kendati demikian, itu semua berakhir sekitar tahun 1950-an, dan hanya ada dua tim yang tersisa sejak saat itu.
Menariknya, baik Garrison Gunners maupun Woolpack Wanderers hanya mengandalkan penduduk pulau St. Mary dalam perekrutan pemain. Hanya saja, susunan tim itu semakin sulit setiap tahun, karena anak-anak muda pulau itu terus pergi mencari peluang kehidupan yang lebih baik di luar pulau. Apalagi, mendatangkan pemain dari pulau lain adalah kondisi yang sulit mengingat sulitnya menyeberang selama badai dan sering berkabut.
“Pemain memang datang dari pulau lain tapi itu sendiri bisa menimbulkan masalah. Jika terlalu berbahaya untuk menyeberang maka mereka tidak bisa bermain,” kata Leathbridge.
Liga sepak bola terkecil di dunia menjadi terkenal pada tahun 2008, ketika Adidas datang ke St. Mary's untuk syuting iklan "Dream Big". Bahkan, mereka ditampilkan di Museum FIFA di Swiss karena setiap empat tahun kami melawan tim dari Penzance, kota lain di Inggris, untuk mendapatkan kesempatan memenangkan trofi terkecil di dunia yang berukuran 2mm.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Studi terbaru menunjukkan kopi, termasuk decaf, dapat meningkatkan kesehatan usus, menurunkan stres, dan mendukung fungsi otak melalui mikrobioma.
Maruti Suzuki India dikabarkan siap meluncurkan mobil flex fuel E100 berbasis etanol untuk Wagon R dan Fronx pada 2026 sebagai bagian dari transisi energi bersi
Tunggal putra Alwi Farhan lolos ke semifinal Singapore Open 2026 usai membungkam wakil Jepang Kodai Naraoka dua gim langsung 21-12, 21-17.
PSIM Jogja cenderung mempertahankan staf pelatih lokal musim depan. Jean-Paul Van Gastel fokus evaluasi tim dan peningkatan aspek taktik pemain.
Sapi kurban 1,1 ton di Sleman jadi sorotan. Dikirim sosok misterius TIW, daging melimpah hingga dibagikan lintas daerah.