Advertisement

Siarkan Kemenangan Maroko di Piala Dunia 2022, Direktur TV Aljazair Dipecat

Taufan Bara Mukti
Rabu, 14 Desember 2022 - 04:07 WIB
Jumali
Siarkan Kemenangan Maroko di Piala Dunia 2022, Direktur TV Aljazair Dipecat Timnas Maroko - FIFA

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Akibat menyiarkan pertandingan timnas Maroko di Piala Dunia 2022, seorang direktur televisi di Aljazair harus kehilangan pekerjaannya.

BACA JUGA: Deretan Pencapaian Luar Biasa dari Timnas Maroko

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Dilansir dari Morocco World News, Direktur EPTV Chabane Lounakel dipecat setelah menyiarkan kemenangan Maroko di Piala Dunia 2022.

Pemecatan Lounakel terjadi hanya sehari setelah Maroko mengalahkan Portugal dan melaju ke babak semifinal, Sabtu (10/12/2022) malam WIB.

Pemerintah Aljazair memberlakukan larangan bagi setiap media di negara tersebut untuk memberitakan kemenangan Maroko di Piala Dunia 2022.

Ini bukan kali pertama televisi plat merah milik Aljazair itu mengganti direktur. Le Matin d'Algerie, media Aljazair menyebut sudah enam kali EPTV berganti kepemimpinan. Bahkan, tiga di antaranya dicopot langsung oleh Presiden Aljazair, Madjid Tebboune.

Media lain yakni Algerie TV2 juga mendapat sorotan karena menyiarkan laga Maroko vs Belgia pada fase grup Piala Dunia 2022. Kala itu Maroko menang dengan skor 2-0.

Pemerintah Aljazair disebut-sebut berupaya menghalangi pengaruh Maroko terhadap warganya. Terlebih lagi dengan prestasi Lions Atlas di Piala Dunia 2022.

Hubungan Aljazair dan Maroko memang tengah memanas setelah kedua negara berseteru berebut perbatasan di Sahara Barat.

Aljazair memutuskan hubungan diplomatik dengan Maroko setelah negara yang beribu kota di Rabat itu mengeklaim Sahara Barat adalah bagian wilayahnya.

Tak hanya kali ini, pada Agustus 2021 Aljazair dan Maroko juga terlibat perselisihan soal kebakaran hutan besar di utara Aljazair yang menewaskan 90 orang.

Pihak Rabat menyebut kebakaran itu disebabkan karena gerakan kemerdekaan wilayah Barber dan Rabat.

Kondisi memanas setelah Maroko memutuskan membuka hubungan diplomatik dengan Israel yang notabene adalah musuh Aljazair.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

OJK Cabut Izin Bank Bagong

News
| Jum'at, 03 Februari 2023, 23:47 WIB

Advertisement

alt

Pemugaran Candi Perwara Prambanan Bakal Tambah Daya Tarik Wisatawan

Wisata
| Jum'at, 03 Februari 2023, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement