Nomor WhatsApp Hangus? Jangan Panik, Akun Masih Bisa Diselamatkan
Nomor WhatsApp hangus dan tidak bisa menerima kode verifikasi? Simak cara menyelamatkan akun WhatsApp serta seluruh riwayat chat tanpa kehilangan
Logo IBL / Iblindonesia.com
Harianjogja.com, BALI—Bima Perkasa Jogja berhasil meraih kemenangan atas RANS PIK Basketball dengan skor 77-67 pada laga perdana IBL 2023 di GOR Merpati, Denpasar, Bali, Minggu (15/1/2023).
BACA JUGA: Bima Perkasa Jogja Terseok di Papan Klasemen IBL 2022
Pemain asing Bima Perkasa Cameron Jamal Coleman menjadi top skor dengan 15 poin, 3 rebound, dan 3 assist, disusul Nuke Tri Saputra dengan 10 poin, 1 rebound, dan 1 asisst.
Sementara di kubu RANS, Duom Dawam menyumbang double double 17 poin, 16 rebound, dan 2 assist. Pemain asing lainnya, Akeem W Scott juga menyetor 12 poin dan 1 rebound.
Bima Perkasa memulai permainan dengan lambat dan sempat tertinggal 18-27 dari RANS pada kuarter pertama. Beruntung di kuarter kedua, Bima Perkasa berhasil memaksa RANS imbang 29-29. Sebelum akhirnya menyudahi perlawanan RANS dengan kemenangan 77-67.
Usai melawan RANS, Bima Perkasa akan menghadapi Prawira Harum Bandung, Selasa (17/1/2023) dan Tangerang Hawks Basketball, Kamis (19/1/2023) mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nomor WhatsApp hangus dan tidak bisa menerima kode verifikasi? Simak cara menyelamatkan akun WhatsApp serta seluruh riwayat chat tanpa kehilangan
IHSG melemah 1,72% ke 5.896,13 dipicu tekanan bursa global dan saham teknologi, investor tunggu data ekonomi domestik.
Rupiah menguat ke Rp17.922 per dolar AS, didorong efisiensi anggaran MBG dan intervensi Bank Indonesia.
Warga Pracimantoro ajukan 13 tuntutan, desak revisi RTRW Wonogiri dan tolak pabrik semen demi kelestarian karst.
Libur sekolah picu lonjakan penumpang kereta di Jogja hingga 54 ribu, naik 21 persen dari hari biasa.
"Desa Kranggan luar biasa majunya. Ini yang terus kita potret. Kita tadi ajak sebagian kepala dinas kita untuk melihat langsung bagaimana desa ini berkembang"