Aprilia Dominan di MotoGP 2026, Tapi Marc Marquez Tetap Ditakuti
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k
FIFA President Gianni Infantino. (AFP/SIMON MAINA/SIMON MAINA)
Harianjogja.com, JOGJA— FIFA resmi menjatuhkan sanksi skors terhadap Asosiasi Sepak Bola Nepal (All Nepal Football Association/ANFA) mulai 24 Juni 2026. Keputusan tersebut membuat seluruh tim nasional dan klub asal Nepal tidak dapat mengikuti kompetisi internasional yang berada di bawah naungan FIFA maupun Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Sanksi ini dijatuhkan setelah FIFA menilai terjadi pelanggaran serius terhadap Statuta FIFA terkait campur tangan pihak ketiga dalam pengelolaan federasi sepak bola Nepal. Akibat keputusan tersebut, Nepal kehilangan seluruh hak keanggotaan FIFA hingga organisasi sepak bola negara itu kembali memenuhi ketentuan independensi yang dipersyaratkan.
Keputusan pembekuan diambil oleh Biro Dewan FIFA setelah mencermati konflik berkepanjangan antara ANFA dan Dewan Olahraga Nasional Nepal (National Sports Council/NSC). FIFA menilai langkah NSC yang sempat membekukan kepengurusan ANFA menjelang kongres pemilihan pengurus pada Maret 2026 sebagai bentuk intervensi yang tidak dapat diterima dalam tata kelola federasi sepak bola.
Padahal, proses kongres tersebut sebelumnya telah memperoleh persetujuan dari FIFA dan AFC. Meski pembekuan yang dilakukan NSC akhirnya dicabut pada Mei 2026, FIFA tetap menganggap tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip independensi organisasi sepak bola.
Dalam surat keputusan yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom, FIFA menegaskan bahwa ANFA kehilangan seluruh hak keanggotaan sebagaimana diatur dalam Pasal 13 Statuta FIFA.
Tidak hanya dilarang mengikuti kompetisi internasional, ANFA juga kehilangan akses terhadap berbagai program bantuan dan pendanaan dari FIFA maupun AFC selama masa skorsing berlangsung. Kondisi ini berpotensi menghambat program pembinaan pemain, pengembangan infrastruktur, hingga kompetisi usia muda yang selama ini mendapatkan dukungan dari badan sepak bola dunia tersebut.
Dampak sanksi tersebut sangat besar bagi sepak bola Nepal. Saat ini tim nasional putra Nepal berada di peringkat 175 dunia, sedangkan tim nasional putri menempati posisi ke-88 dalam ranking FIFA.
Dengan status skorsing tersebut, Nepal dipastikan tidak bisa mengikuti berbagai agenda internasional, termasuk kualifikasi turnamen FIFA, kompetisi AFC, serta berbagai kejuaraan kelompok umur. Klub-klub Nepal juga kehilangan kesempatan tampil dalam kompetisi antarklub Asia selama sanksi belum dicabut.
FIFA menegaskan pencabutan sanksi hanya akan dilakukan apabila faktor penyebab pembekuan telah sepenuhnya diselesaikan. Artinya, ANFA harus kembali menjalankan organisasi secara independen tanpa campur tangan pihak luar sesuai ketentuan Statuta FIFA.
Kasus Nepal kembali menunjukkan sikap tegas FIFA terhadap intervensi pemerintah atau lembaga eksternal dalam urusan federasi sepak bola. Dalam beberapa tahun terakhir, FIFA juga menjatuhkan sanksi serupa kepada sejumlah negara yang dianggap melanggar prinsip independensi organisasi olahraga.
Bagi Nepal, hukuman ini menjadi kemunduran besar di tengah upaya membangun daya saing sepak bola nasional. Selama sanksi masih berlaku, perkembangan pemain, kompetisi domestik, hingga peluang tampil di level internasional akan menghadapi hambatan serius.
Kini perhatian tertuju pada langkah yang akan diambil ANFA dan pemerintah Nepal untuk menyelesaikan konflik tersebut. Semakin cepat masalah tata kelola diselesaikan, semakin cepat pula Nepal dapat kembali berpartisipasi dalam sepak bola internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus