BRIN Siapkan Peta Jalan Riset 2045 untuk Arah Industrialisasi RI
BRIN dan Kemendiktisaintek menyusun peta jalan riset hingga 2045 sebagai pedoman riset nasional dan arah industrialisasi Indonesia berbasis teknologi.
Marselino Ferdinan (kanan)./Antara
Harianjogja.com, SURABAYA—Manajer Persebaya Surabaya Yahya Alkatiri menyatakan "wonderkid" andalan timnya dan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akan berangkat ke Belgia pada 25 Januari dimana berdasarkan informasi yang berkembang ia akan merumput.
BACA JUGA: Ibu Marselino Ferdinan Nyatakan Anaknya Banyak Diincar Klub Luar Negeri
"Untuk masalah Marsel, kami lihat dulu perkembangannya, yang jelas pekan ini, Insya Allah 25 Januari, dia ke Belgia," kata Yahya di Surabaya, Selasa (24/1/2023).
Oleh sebab itu, menurut mantan Manajer Persik Kediri tersebut, Marselino tidak bisa bermain saat "Bajol Ijo" melawat ke kandang Madura United di Stadion Ratu Pamelingan, Pamakesan, Minggu (29/1) untuk melakoni laga pekan ke-21 Liga 1 Indonesia 2022/2023.
"Untuk kepastiannya akan ada pengumuman dari manajemen Persebaya," kata dia menambahkan.
Untuk mekanisme Marselino ke Belgia, lanjut dia, sudah ada pembicaraan dengan ofisial dan akan segera diumumkan.
Pelatih Persebaya Aji Santoso juga memberi dukungan untuk Marselino jika dirasa baik untuk jenjang karirnya ke depan.
"Untuk keberangkatan Marselino manajemen yang akan mengumumkan, yang jelas saya sebagai pelatih, misalkan Marselino ke luar negeri untuk menjalani trial dan lolos, saya akan bangga dan saya akan support," ujar dia.
Tentunya, menurut dia, tim pelatih akan ikhlas melepas Marselino karena untuk perkembangan karirnya.
"Oleh karena itu, kemarin saya bilang, jika Marsel ke luar negeri dan tidak kembali ke Indonesia, saya akan ikhlas," kata Aji.
Menurut dia, paling tidak dirinya memberi sumbangsih kepada Marselino dalam perkembangan karir selama dia di Persebaya hingga dipanggil menjadi pemain Tim Nasional Indonesia.
Sementara itu, saat ditanya wartawan usai pertandingan melawan Bhayangkara FC di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik pada Senin (23/1/2023), Marselino enggan berkomentar terkait statusnya yang akan ke Eropa.
"Pak Manajer, ke Pak Manajer," katanya singkat.
Marselino Ferdinan mengawali karir sepak bolanya bersama Bintang Timur di Kompetisi Kapal Api Persebaya (KKAP) Seri A U-15, kemudian kiprahnya berlanjut di ajang Elite Pro Academy U-16.
Pemain kelahiran 9 September 2004 tersebut mencatatkan namanya di papan skor saat Persebaya U-16 kalah 1-2 dari Kalteng Putra, kemudian kembali mempersembahkan gol di laga menghadapi Borneo FC.
Penampilan apiknya di Seri 1 kala itu membuat Marselino dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-15, hingga menjadi bagian tim pada ajang Piala AFF U-15 2019.
Marselino bergabung dengan tim utama Persebaya di Liga 1 pada musim 2021/2022, adik kandung dari pemain PSIS Oktafianus Fernando tersebut melakukan debut pada 11 September 2021 dalam pertandingan melawan Persikabo.
Pada 6 November 2021, andalan Persebaya maupun Timnas Indonesia tersebut mencetak gol pertamanya pada pertandingan melawan Arema FC, yang berakhir imbang 2-2.
Hingga saat ini pelatih kepala Timnas Indonesia Shin Tae-yong masih mengandalkan Marselino untuk memperkuat tim Garuda, baik junior maupun ke level senior.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BRIN dan Kemendiktisaintek menyusun peta jalan riset hingga 2045 sebagai pedoman riset nasional dan arah industrialisasi Indonesia berbasis teknologi.
Dua pria yang viral karena melawan arus dan menantang pengendara di Jogja ditilang polisi usai menyerahkan diri ke Polresta Jogja.
Praperadilan Roy Suryo menggugat keabsahan penangkapan, penahanan, penggeledahan, dan pencekalan oleh Polda Metro Jaya.
Daftar rute Trans Jogja 2026 terbaru beserta tarif lengkap. Jaringan bus semakin luas untuk mendukung mobilitas warga dan wisatawan di DIY.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semangat mengawali hari dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Pameran Pecah Sunyi di Dusun Kembaran, Bantul, menghadirkan seni rupa ke tengah warga sekaligus membuka ruang edukasi dan dialog budaya di desa.