Erick Thohir Janji Evaluasi Total Usai Indonesia Gagal ke Semifinal

Jumali
Jumali Sabtu, 08 Agustus 2026 08:07 WIB
Erick Thohir Janji Evaluasi Total Usai Indonesia Gagal ke Semifinal

Ketum PSSI Erick Thohir menyampaikan keterangan pers terkait dengan perkembangan sepak bola Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (24/10/2025). Antara/Dhemas Reviyanto

Harianjogja.com, JOGJA—Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Timnas Indonesia setelah gagal mencapai target lolos ke semifinal Piala AFF 2026. Langkah tersebut diambil menyusul hasil imbang 1-1 melawan Singapura pada pertandingan terakhir Grup A yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026) malam.

Hasil tersebut membuat perjalanan skuad Garuda terhenti di fase grup. Indonesia menutup persaingan Grup A di peringkat ketiga dengan koleksi tujuh poin, berada di bawah Vietnam yang mengumpulkan 10 poin dan Singapura dengan delapan poin. Dua tim tersebut berhak melaju ke babak semifinal.

Erick menilai hasil di Piala AFF 2026 harus menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh elemen tim. Menurutnya, pembenahan perlu dilakukan agar Timnas Indonesia lebih siap menghadapi berbagai agenda internasional yang sudah menanti dalam beberapa bulan ke depan.

"Kami akan melakukan evaluasi terhadap hasil di ASEAN Championship (Piala AFF) 2026 agar Timnas Indonesia lebih siap untuk menghadapi sejumlah turnamen penting ke depan," tulis Erick melalui akun media sosialnya, Jumat (7/8/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa PSSI akan melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek, mulai dari performa pemain, strategi permainan hingga kesiapan tim secara keseluruhan.

Kegagalan kali ini menjadi sorotan karena merupakan kali kedua secara beruntun Indonesia tersingkir pada fase grup Piala AFF. Pada edisi 2024, saat masih ditangani pelatih Shin Tae-yong, Timnas Indonesia juga gagal melangkah ke semifinal setelah hanya finis di posisi ketiga grup dengan raihan empat poin.

Indonesia Sempat Unggul

Dalam laga penentuan melawan Singapura, Indonesia sebenarnya berada dalam posisi yang cukup menguntungkan. Tim Merah Putih berhasil membuka keunggulan melalui gol yang dicetak Ragnar Oratmangoen pada menit ke-47.

Gol tersebut sempat membangkitkan harapan Indonesia untuk mengamankan kemenangan sekaligus tiket ke semifinal. Namun keunggulan itu gagal dipertahankan hingga akhir pertandingan.

Singapura berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-66 melalui Ilhan Fandi. Gol lahir dari situasi kemelut di depan gawang Indonesia yang dipicu kurangnya koordinasi di lini pertahanan. Bola muntah yang tercipta di area penalti langsung dimanfaatkan Ilhan untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Setelah gol tersebut, Indonesia berupaya kembali menekan pertahanan tuan rumah. Namun sejumlah peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol kemenangan.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-1 tetap bertahan. Hasil itu tidak cukup untuk mengangkat posisi Indonesia ke zona semifinal.

Tetap Apresiasi Perjuangan Tim

Di tengah kekecewaan atas hasil yang diraih, Erick Thohir tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang sepanjang turnamen.

Menurut dia, seluruh elemen tim telah berupaya memberikan yang terbaik demi membawa Indonesia meraih hasil maksimal di ajang sepak bola terbesar kawasan Asia Tenggara tersebut.

"Terima kasih untuk seluruh pemain, pelatih dan ofisial Timnas Indonesia yang telah berjuang pada ASEAN Championship 2026," ujar Erick.

Fokus ke Piala Asia 2027

Setelah gagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia tidak memiliki banyak waktu untuk larut dalam kekecewaan. Sejumlah agenda internasional sudah menanti dan membutuhkan persiapan yang matang.

Dalam waktu dekat, Indonesia dijadwalkan menjalani FIFA ASEAN Cup dan FIFA Matchday yang akan menjadi bagian penting dari proses pembentukan tim. Selain itu, perhatian utama juga akan tertuju pada persiapan menghadapi putaran final Piala Asia 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi mulai Januari 2027.

Ajang tersebut dipandang sebagai salah satu target besar sepak bola Indonesia. Karena itu, hasil di Piala AFF 2026 diharapkan menjadi pelajaran penting untuk memperbaiki kelemahan tim sebelum menghadapi kompetisi dengan level yang lebih tinggi.

Kegagalan lolos dari fase grup AFF 2026 sekaligus memperpanjang penantian Indonesia untuk kembali menorehkan prestasi di turnamen Asia Tenggara tersebut. Terakhir kali skuad Garuda berhasil melangkah ke semifinal terjadi pada edisi 2020. Saat itu Indonesia bahkan mampu menembus partai final sebelum akhirnya harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Thailand dengan agregat 2-6.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online