Pemberdayaan Masyarakat dan Semangat Pembangunan Indonesia
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Lazio vs AC Milan./Instagram
Harianjogja.com, JOGJA — AC Milan dibuat tak berkutik oleh Lazio di laga Serie A pekan-19 yang digelar di Olimpico Stadium, Roma Rabu (25/1/2023) dini hari WIB.
Dalam laga itu, Milan takluk dengan skor 4-0 lewat gol yang dicetak oleh Sergej Milinkovic Savic dan Mattia Zaccagni di babak pertama serta Luis Alberto dan Felipe Anderson di babak kedua.
Kekalahan itu menjadi penyebab genggaman pada gelar scudetto semakin mengendur dari tangan Rossoneri. Pasalnya, ini merupakan laga ketiga beruntun Milan gagal meraih kemenangan dengan dua laga sebelumnya berakhir imbang.
Penurunan performa ini pun diakui sang pelatih Milan, Stefano Pioli. Faktor mental dan taktis pemain ialah penyebabnya. “Kami harus segera kembali ke Milanello dan bekerja lebih baik, karena jelas kami tidak menampilkan performa sesuai kemampuan kami,” ujar sang pelatih kepada DAZN dikutip dari Football Italia.
“Ada banyak hal yang tidak berfungsi saat ini, ada mentalitas, masalah taktis karena kami kebobolan pada beberapa situasi yang seharusnya kami baca secara berbeda,” lanjutnya.
BACA JUGA: AC Milan Resmi Dibeli RedBird Capital
Paolo Maldini pun menambahkan masalah psikologis sering menjadi faktor yang paling memengaruhi kepercayaan diri pemain dan pilihan yang dibuat, tak heran jika kemudian banyak kesalahan menciptakan peluang lawan untuk mencetak gol.
Di sisi lain Maurizio Sarri, juru taktik Biancocelesti mengungkapkan laga di kandangnya itu ialah salah satu pertandingan terbaik Lazio. “Kami berada di posisi yang luar biasa, bersemangat, tapi juga aneh untuk bekerja, karena beberapa hari yang lalu kami diperlakukan seperti tim terburuk di Italia dan malam ini tim terbaik di Italia. Membuat para pemain menjaga keseimbangan mereka saat ini adalah aspek yang paling penting” katanya.
Fokus pada pertandingan berikutnya dan menjaga adrenalin pemain ialah kunci kemenangan skuatnya atas Milan. “Yang penting adalah fokus pada pertandingan berikutnya. Kami tidak boleh melihat hal-hal dalam jangka panjang, kami hanya harus fokus di satu pertandingan pada satu waktu serta mempertahankan adrenalin yang sama seperti malam ini.”
Kini Rossoneri telah tersingkir dari 16 besar Coppa Italia usai dibekuk Torino 0-1 dengan pemain 10 dan kalah 0-3 atas Inter Milan di Piala Super Italia.
Kehilangan dua trofi, peluang menjadi juara semakin menipis hanya tersisa di Serie A, mengejar selisih 12 poin dari Napoli dan Liga Champions.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Destry Damayanti diusulkan menjadi Gubernur BI oleh Prabowo. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan rekam jejaknya di Bank Indonesia.