Inter Milan vs Monza, Misi Juara Bertahan Raih Start Sempurna

Jumali
Jumali Sabtu, 22 Agustus 2026 11:47 WIB
Inter Milan vs Monza, Misi Juara Bertahan Raih Start Sempurna

Logo Serie A Italia./JIBI


Harianjogja.com, JOGJA— Inter Milan akan memulai perjalanan mempertahankan gelar Serie A dengan menghadapi tim promosi Monza pada pekan pertama musim 2026/2027. Duel tersebut berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (22/8/2026) pukul 23.30 WIB.

Status sebagai juara bertahan membuat Inter Milan menjadi unggulan dalam pertandingan ini. Tim asuhan Cristian Chivu memiliki materi pemain yang lebih berpengalaman, tetapi perubahan komposisi skuad pada musim panas membuat sang pelatih harus segera menemukan keseimbangan baru.

Kemenangan di hadapan pendukung sendiri akan menjadi modal penting bagi Inter. Selain mengamankan tiga poin pertama, hasil positif dapat meningkatkan kepercayaan diri Nerazzurri untuk menghadapi persaingan panjang dalam mempertahankan scudetto.

Di sisi lain, Monza datang dengan status tim promosi. Brianzoli memastikan tiket kembali ke kasta tertinggi setelah finis di posisi ketiga Serie B dan melewati final play-off melawan Catanzaro.

Inter Milan Mulai Regenerasi Skuad

Inter tetap memiliki fondasi kuat dari skuad juara musim sebelumnya. Namun, sejumlah perubahan terjadi di beberapa sektor, terutama posisi penjaga gawang dan lini belakang.

Yann Sommer meninggalkan Inter setelah kontraknya berakhir. Sebagai pengganti, klub mendatangkan Ivan Provedel dari Lazio, sementara Josep Martinez masih menjadi salah satu pilihan di bawah mistar.

Perubahan juga terjadi di lini pertahanan. Inter mendatangkan John Stones, Manuel Akanji, dan Djed Spence untuk memperkuat sektor belakang.

Akanji dipermanenkan setelah sebelumnya menjalani masa peminjaman. Stones datang setelah meninggalkan Manchester City, sedangkan Spence direkrut secara permanen dari Tottenham.

Kedatangan mereka diharapkan dapat mengisi sejumlah posisi yang ditinggalkan pemain penting. Salah satunya Denzel Dumfries yang pindah ke Real Madrid dan Stefan de Vrij yang meninggalkan klub menuju Panathinaikos.

Dumfries meninggalkan Inter dengan catatan 207 penampilan, 27 gol, 28 assist, serta delapan trofi selama memperkuat Nerazzurri.

Regenerasi tersebut menjadi pekerjaan penting bagi Chivu. Pelatih asal Rumania itu harus memastikan pemain baru bisa beradaptasi tanpa mengganggu struktur permainan yang sebelumnya membawa Inter menjadi juara.

Lautaro dan Thuram Jadi Andalan

Berbeda dengan lini pertahanan, sektor depan Inter relatif lebih stabil. Lautaro Martinez dan Marcus Thuram masih menjadi dua pemain yang diandalkan untuk menghasilkan gol.

Keduanya memiliki peran penting dalam sistem permainan Inter. Kombinasi kemampuan Lautaro dalam penyelesaian akhir dan mobilitas Thuram dapat menjadi ancaman bagi pertahanan Monza.

Chivu juga dituntut menjaga konsistensi tim sepanjang musim. Inter tidak hanya membutuhkan kualitas pemain baru, tetapi juga harus mampu memadukan pengalaman pemain senior dengan energi para rekrutan anyar.

Laga melawan Monza menjadi kesempatan pertama untuk melihat sejauh mana proses tersebut berjalan.

Monza Berbekal Mentalitas Play-off

Monza memang datang sebagai tim promosi, tetapi perjalanan mereka menuju Serie A menunjukkan bahwa Brianzoli memiliki mentalitas kuat.

Monza finis di posisi ketiga Serie B dan kemudian menghadapi Catanzaro dalam final play-off. Mereka menang 2-0 pada leg pertama di kandang lawan.

Catanzaro kemudian membalas dengan skor 2-0 pada leg kedua. Namun, Monza tetap mendapatkan tiket promosi karena posisi mereka lebih tinggi dalam klasemen musim reguler.

Keberhasilan tersebut menjadi modal bagi Monza sebelum menghadapi Inter di Giuseppe Meazza.

Pelatih Ivan Juric diperkirakan mengandalkan organisasi permainan dan kerja kolektif untuk meredam kualitas Inter. Monza juga harus mampu memanfaatkan ruang ketika tuan rumah menaikkan garis pertahanan.

Meski demikian, perbedaan kualitas skuad membuat Inter tetap menjadi favorit. Monza harus tampil disiplin jika ingin mencuri poin dari kandang juara bertahan.

Rekor Pertemuan Inter vs Monza

Inter juga memiliki catatan pertemuan yang lebih baik. Dalam delapan pertandingan sejak 2020, Nerazzurri meraih empat kemenangan.

Monza hanya sekali mengalahkan Inter, sedangkan tiga pertandingan lainnya berakhir imbang.

Catatan tersebut semakin memperkuat posisi Inter sebagai unggulan. Namun, laga pembuka musim tetap memiliki tantangan tersendiri karena kedua tim belum tentu berada dalam kondisi terbaik secara ritme pertandingan.

Inter mengincar tiga poin untuk membuka upaya mempertahankan scudetto. Sementara itu, Monza memiliki kesempatan menjadikan laga pertama setelah kembali ke Serie A sebagai panggung untuk mencuri perhatian.

Prediksi Susunan Pemain

Inter Milan: Provedel; Stones, Akanji, Bastoni; Spence, Calhanoglu, Stankovic, Barella, Dimarco; Thuram, Martinez.

Pelatih: Cristian Chivu.

Monza: Thiam; Birindelli, Antov, Kouadio, Bakoune; Akinsanmiro, Foe Ondoa, Mangas; Balde, Cutrone, Robinson.

Pelatih: Ivan Juric.

Jadwal Inter Milan vs Monza
Kompetisi: Serie A 2026/2027
Pertandingan: Inter Milan vs Monza
Hari: Sabtu, 22 Agustus 2026
Kick-off: 23.30 WIB
Stadion: Giuseppe Meazza

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online