Perang Dagang Memanas, Trump Blokir Produk Kanada di AS
Trump memerintahkan produk Kanada dihapus dari daftar pengadaan federal AS di tengah perang dagang yang kian memanas dengan Ottawa.
Kevin de Bruyne./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA — Manchester City mengambil langkah serius untuk lolos dari dakwaan pelanggaran Financial Fair Play oleh Premier League.
Manchester City dikabarkan menyewa seorang pengacara kondang dengan bayaran selangit untuk menangani kasus dugaan pelanggaran laporan keuangan atau Financial Fair Play (FFP) yang dituduhkan Premier League. Bayaran pengacara tersebut bahkan lebih tinggi daripada gaji pemain termahal klub sekaligus playmaker Manchester City, Kevin De Bruyne.
Menurut laporan Skysports pada Kamis (9/2/2023), Manchester City menunjuk Pannick Chamber sebagai pengacara dalam kasus ini.
Pannick merupakan pengacara papan atas di dunia hukum Inggris. Ia tercatat pernah menjadi pengacara dari mantan Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson.
Pannick juga merupakan sosok yang menghindarkan Manchester City dari hukuman larangan tampil di kompetisi Eropa setelah memenangkan banding di Pengadilan Banding Olahraga (CAS) pada 2020.
BACA JUGA: Gelar Juara Manchester City Terancam Dicabut
The Citizens dilaporkan akan membayar 80.000 paun (Rp1,46 miliar) per hari atau 560.000 paun (Rp10,2 miliar) per pekan untuk jasa Pannick Chamber.
Adapun Kevin De Bruyne mendapatkan gaji tertinggi di Mancheser City saat ini. Gelandang asal Belgia itu mengantongi 400.000 poundsterling (sekitar Rp7,33 miliar) per pekan.
Dengan menggandeng Pannick sebagai pengacara, Manchester City berharap bisa terbebas dari dakwaan yang dijatuhkan oleh Premier League.
Sebelumnya, Premier League mendakwa Man City atas dugaan pelanggaran aturan FFP yang terjadi antara 2009 dan 2018. Operator liga tertinggi Inggris itu juga menyebut Man City tidak bekerja sama sejak penyelidikan yang dimulai pada Desember 2018.
Man City diduga tidak memberikan laporan keuangan yang jujur terkait pendapatan, biaya operasional dan kesepakatan sponsor. Tim milik taipan UEA Sheikh Mansour itu juga diduga melakukan remunerasi kontrak sejumlah pelatih dan pemain pada periode 2009-2010 hingga 2015-2016.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Trump memerintahkan produk Kanada dihapus dari daftar pengadaan federal AS di tengah perang dagang yang kian memanas dengan Ottawa.
Dewan Pendidikan Nasional mengingatkan orang tua tak perlu memaksa anak ikut bimbel karena TKA bukan penentu kelulusan.
Lipstik Lipsing kembali setelah 16 tahun hiatus. Penampilan di Candi Prambanan menghidupkan nostalgia penggemar lewat lagu-lagu legendaris mereka.
ASN Pemkot Jogja kini bisa mengajukan cuti, termasuk cuti darurat, lewat JSS. Verifikasi hingga persetujuan dilakukan secara elektronik.
DPR menyoroti cost recovery 2027 yang naik menjadi US$10,1 miliar saat lifting migas masih turun dan realisasi di bawah target.
Dugaan keracunan MBG di Turi, Sleman, membuat sekitar 70 siswa mendapat penanganan. Biaya rawat inap akan ditanggung BGN atau SPPG.