Advertisement

Rossi Sebut Marquez Sulit Dikalahkan dengan Motor Biasa

Jumali
Jum'at, 13 Maret 2026 - 10:27 WIB
Jumali
Rossi Sebut Marquez Sulit Dikalahkan dengan Motor Biasa Marc Marquez menjadi pembalap tercepat pada sesi practice di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (15/8 - 2025). (MotoGP)

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA— Legenda MotoGP Valentino Rossi memberikan pandangannya mengenai peta persaingan MotoGP musim 2026. Menurut pemilik sembilan gelar juara dunia tersebut, Marc Marquez saat ini menjadi tolok ukur tertinggi di lintasan sehingga sangat sulit dikalahkan apabila pembalap lain tidak didukung motor dengan performa setara.

Komentar Rossi muncul setelah melihat perkembangan performa tim Aprilia Racing yang musim ini diperkuat oleh muridnya, Marco Bezzecchi. Meski Bezzecchi sempat mencuri perhatian dengan kemenangan pada balapan utama MotoGP Thailand 2026, Rossi menilai tantangan terbesar Aprilia adalah mengejar performa Ducati Lenovo Team yang masih menjadi acuan utama.

Advertisement

Rossi Puji Performa Bezzecchi

Performa Aprilia pada awal musim 2026 memang cukup menjanjikan. Tim tersebut bahkan mampu menempatkan empat pembalap di lima besar klasemen sementara.

Rossi menilai kontribusi Bezzecchi sangat penting dalam pengembangan motor RS-GP milik Aprilia.

"Saat ini, yang sedang dalam performa terbaik adalah Bezzecchi. Dia sangat fokus dan ingin menang," ujar Rossi sebagaimana dilansir dari Motosan.es.

Namun, Rossi menegaskan bahwa secara keseluruhan performa motor Aprilia masih berada sedikit di bawah Ducati.

"Saya rasa dia melakukan pekerjaan hebat. Tapi, Aprilia sedikit lebih buruk daripada Ducati. Jadi, mengalahkan Marquez dengan motor yang sedikit lebih buruk? Itu hampir mustahil," tambahnya.

Menurut Rossi, Bezzecchi juga memiliki kemampuan memberikan masukan teknis yang sangat detail kepada para insinyur, terutama berkat gaya balap agresif yang dimilikinya.

Bagnaia Dinilai Mengalami Tekanan

Selain menyoroti performa Bezzecchi, Rossi juga menyinggung kondisi pembalap Francesco Bagnaia. Ia menilai muridnya tersebut mengalami kesulitan untuk mengulang dominasi pengereman dan kecepatan saat memasuki tikungan seperti yang ditunjukkan pada musim sebelumnya.

Rossi menilai kebangkitan Marquez turut memberikan tekanan psikologis bagi Bagnaia.

"Seusai Marquez tampil sangat cepat, saya pikir situasi menjadi tidak mudah secara psikologis bagi Bagnaia," ujar Rossi.

Pada awal musim 2026, persaingan MotoGP juga diwarnai kejutan dengan munculnya Pedro Acosta dari tim Red Bull KTM Factory Racing yang memimpin klasemen sementara.

Publik kini menantikan apakah Aprilia Racing mampu menghadirkan paket motor yang lebih kompetitif untuk Bezzecchi. Jika tidak, dominasi Marc Marquez diperkirakan akan tetap menjadi tantangan terbesar bagi para rivalnya sepanjang musim ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Iran Prediksi Perang Timur Tengah Berakhir Sebelum Nowruz

Iran Prediksi Perang Timur Tengah Berakhir Sebelum Nowruz

News
| Jum'at, 13 Maret 2026, 11:17 WIB

Advertisement

InJourney Siapkan Agenda Wisata Sambut Libur Lebaran

InJourney Siapkan Agenda Wisata Sambut Libur Lebaran

Wisata
| Kamis, 12 Maret 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement