Advertisement

Kalahkan The Daddies, Fajar/Rian Berhasil Peroleh Gelar Perdana All England

Akbar Evandio
Senin, 20 Maret 2023 - 03:17 WIB
Sunartono
Kalahkan The Daddies, Fajar/Rian Berhasil Peroleh Gelar Perdana All England Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di All England 2023 - pbsi.id

Advertisement

Harinjogja.com, JAKARTA—Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil menambah gelar pada tahun ini usai menyabet gelar ganda putra All England 2023.

Berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Minggu (19/3/2023) malam, ganda putra nomor satu dunia itu memperlihatkan permainan yang gemilang dan mengamankan gelar perdana All England usai perang saudara menghadapi Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melalui straight gim dengan skor 21-17 dan 21-14.

Advertisement

Untuk diketahui, pertandingan tersebut merupakan back-to-back all Indonesian final sektor ganda putra di All England setelah tahun lalu Merah-Putih juga mencatatkan hal serupa.

BACA JUGA : Semifinal All England 2023: Dramatis, Ahsan-Hendra ke Final!

Adapun, Fajar mengaku terguncang apalagi pada poin 20-14 permainan terpaksa untuk berhenti lantaran Ahsan yang cedera pada kaki kanannya. Meski begitu, pasangan berjuluk The Daddies itu tetap melanjutkan pertandingan. Usai laga Ahsan pun dibawa ke luar lapangan menggunakan kursi roda.

“Pertama-tama bersyukur diberikan kemenangan, sedih karena Ahsan cedera tentunya sedih karena kita mendapatkan kemenangan tetapi senior kita cedera sehingga campur aduk rasanya,” ujar Fajar di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Minggu (19/3/2023) malam.

Lebih lanjut, Fajar pun melanjutkan bahwa usai meraih kemenangan tentunya ada tradisi dari ganda putra yang harus mereka lakukan yaitu mentraktir makan malam bagi setiap atlet di sektor tersebut.

Namun, dia melontarkan guyonan tradisi itu harus ditunda sebab beberapa atlet sudah berangkat untuk berlaga di Swiss Open 2023 pada pekan depan.

“Yang pasti setelah menang sudah tradisi di ganda putra yang menang akan mentraktir semua atlet yang ada tetapu karena sudah ada yang berangkat ke Swiss Open tadi pagi, maka traktirnya mungkin nanti di Indonesia [Open] saja,” ujarnya.

Sementara itu, Rian juga menyampaikan bahwa dirinya terharu sebab akhirnya bisa memenangkan kejuaraan bulu tangkis tertua di dunia itu. “Pastinya sangat bangga terharu bisa memenangkan turnamen yang bergengsi ini, apalagi tahun lalu kami kalah di babak pertama [32 besar]. Alhamdullilah sekarang kami bisa mendapatkan juara,” kata Rian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jumlah Aliran Dana ke Tersangka Kasus Timah Masih Ditutup Kejagung, Ini Alasannya

News
| Kamis, 30 Mei 2024, 12:17 WIB

Advertisement

alt

Bunga Bangkai Kebun Raya Cibodas Mekar Setinggi 3,4 Meter

Wisata
| Minggu, 26 Mei 2024, 12:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement