FIFA Dikritik Gara-Gara Offside Misterius pada Laga Swiss Kontra Qatar
Kontroversi penalti Swiss vs Qatar di Piala Dunia 2026 memicu kritik Gary Neville terhadap FIFA yang dinilai tidak transparan soal offside.
Pembalap Ducati Marc Marquez. ANTARA/Ducati/am.
Harianjogja.com, JOGJA—Dominasi Ducati di MotoGP mendapat ujian pada seri pembuka musim 2026 di Thailand. Untuk pertama kalinya dalam beberapa musim terakhir, tak satu pun pembalap Ducati naik podium, namun manajemen tim menilai hasil ini sebagai bagian dari dinamika kompetisi.
Di tengah meningkatnya performa para rival, bos besar Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, menanggapi situasi tersebut dengan kepala dingin sebagai pengingat bagi timnya untuk segera berbenah.
"Selamat kepada para rival kami, yang pantas menang. Daya saing mereka bukanlah hal yang mengejutkan," ujar Gigi Dall'Igna, sebagaimana dikutip dari Motosan, Kamis (5/3/2026).
Pria asal Italia tersebut memprediksi persaingan musim ini akan jauh lebih sengit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah tim pabrikan lain mulai menunjukkan peningkatan performa yang patut diwaspadai oleh kubu Ducati.
Analisis Tanpa Kepanikan: "Siklus Alami"
Meskipun gagal menyumbangkan trofi pada awal musim, Ducati tidak bereaksi berlebihan. Dall'Igna memandang hasil tersebut sebagai pengingat agar timnya tidak terlena setelah menikmati periode kejayaan yang panjang dalam beberapa musim terakhir.
"Jelas, kita harus bekerja keras untuk mencegah hal ini berlanjut. Ini berarti kita harus segera menutup kesenjangan tersebut," ungkapnya.
Dall'Igna menegaskan kondisi mental tim tetap stabil. "Kami menyadari hal ini dan kami tidak akan panik. Ini adalah siklus alami; penurunan performa dapat terjadi, terutama setelah periode kesuksesan yang berkelanjutan begitu lama," tambahnya.
Evaluasi Data Menuju Seri Berikutnya
Saat ini tim Ducati tengah melakukan evaluasi mendalam terhadap data hasil balapan di Thailand. Fokus utama mereka adalah mencari celah peningkatan pengaturan motor agar para pembalap kembali kompetitif pada seri berikutnya.
"Saat ini upaya kami difokuskan pada analisis data dan pengenalan peningkatan pengaturan untuk balapan mendatang. Itu untuk memastikan daya saing yang lebih besar bagi para pembalap kami," kata Dall'Igna.
Ia juga mengingatkan perjalanan MotoGP 2026 masih sangat panjang. Hasil di Buriram hanyalah awal dari musim yang penuh tantangan.
"Tentu masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi kami sangat menyadari ini baru balapan pertama tahun ini," tutupnya.
Dengan evaluasi teknis yang mendalam serta pendekatan manajerial yang tenang, Ducati bertekad bangkit pada seri-seri berikutnya dan kembali bersaing memperebutkan podium.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kontroversi penalti Swiss vs Qatar di Piala Dunia 2026 memicu kritik Gary Neville terhadap FIFA yang dinilai tidak transparan soal offside.
BLT Kesra Rp900.000 mulai disalurkan Juni 2026. Simak penyebab bantuan belum cair, aturan desil Kemensos, dan cara cek penerima bansos.
Kemnaker akan mengumumkan hasil seleksi Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2 pada 18 Juni melalui Skillhub SIAPkerja.
Pantai Gading meraih kemenangan 1-0 atas Ekuador pada laga perdana Grup E Piala Dunia 2026 berkat gol Amad Diallo di menit ke-90.
RSUD Prambanan membuka akses informasi kesehatan pasien, sementara kuasa hukum keluarga masih menunggu dokumen rekam medis.
KPK menjadwalkan pemeriksaan pemilik Maktour, Fuad Hasan Masyhur, sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 yang merugikan negara Rp622 miliar.