Aturan Penggunaan AI Rampung pada 2025
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nezar Patria memastikan aturan mengenai penggunaan dan etika kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI)
Erick Thohir/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir merencanakan membentuk yayasan ditubuh PSSI yang bertujuan untuk membantu para pensiunan sepak bola Indonesia.
BACA JUGA: FIFA Yakin Erick Bisa Pimpin PSSI dengan Baik
Pengamat sepak bola Football Institute Budi Setiawan menganggap rencana yang dibuat Etho merupakan langkah yang tepat.
Sebab dirinya melihat mantan atlet, wasit, dan pelatih yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah.
“Ide Erick membuat Yayasan PSSI untuk ngopeni atlet, pelatih dan wasit sepak bola sangat bagus. Dan ini merupakan langkah awal yang harus dilakukan Erick untuk menunjukan bahwa PSSI tidak tutup mata terhadap nasib mantan atlet, pelatih dan wasit yang telah berjasa terhadap sepak bola Indonesia,” kata Budi dalam keterangannya, Kamis (1/6/2023).
Budi mengatakan bahwa sebelum membuat yayasan ini, Etho harus memberikan pemahaman kepada atlet muda dan yang saat ini berada di puncak prestasi, untuk dapat memikirkan bahwa profesi atlet memiliki masa waktu yang pendek.
Dirinya melihat bahwa PSSi harus mengakui bahwa saat ini Indonesia tidah memiliki program post atlet. Dibandingkan Jepang, mereka sudah memiliki program post atlet untuk masa depan atlet mereka.
“sehingga sebelum atlet tersebut memasuki masa pensiun mereka sudah mengetahui mau kemana kelak akan berkarir. Apakah menjadi pelatih atau diangkat menjadi PNS,” ujarnya.
Lebih lanjut, Budi mencontohkan kasus yang saat ini terkait kondisi Kurnia Mega. Memang Mega saati ini sudah mendapatkan bantuan dari Erick.
Namun, Budi berharap kedepannya PSSI dapat memiliki program post atlet dan memiliki Yayasan yang mengelola dana abadi untuk atlet, wasit dan pelatih sepak bola Indonesia.
“Sampai saat ini PSSI tak memiliki dana abadi untuk membantu mantan atlet, wasit dan pelatih. PSSI tidak bisa menjadi dinas sosial selamanya. Berapapun besarnya donasi yang diberikan kalau tidak dikelola dengan baik akan habis,” ucap Budi.
Terakhir, Budi mengapresiasi apa yang dilakukan Erick Thohir terhadap PSSI. Dirinya menilai PSSI tengah bertransformasi menjadi lembaga yang profesional. Tidak lagi menjadi lembaga yang membebani negara, namun dapat menjadi lembaga yang dapat menghasilkan keuntungan.
(Sumber: bisnis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nezar Patria memastikan aturan mengenai penggunaan dan etika kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI)
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.