Hainan Larang Mobil Bensin 2030, Jadi Percontohan Kendaraan Listrik
Hainan larang penjualan mobil bensin mulai 2030, target 45% EV. China uji coba elektrifikasi di provinsi kepulauan dengan insentif & kemandirian energi 54%.
Para pemain timnas basket Indonesia saat menjalani TC di Las Vegas / Perbasi
Harianjogja.com, JAKARTA—Kurang dari tiga bulan, tepatnya 76 hari menuju FIBA World Cup 2023, ofisial FIBA bersama Panitia Pelaksana Lokal (LOC) menggelar pertemuan untuk mematangkan persiapan event basket internasional ini.
BACA JUGA: Sang Juara Bertahan, Spanyol akan Tampil di FIBA World Cup 2023
Pertemuan yang membahas berbagai hal terkait aspek penyelenggaraan event berlangsung mulai Sabtu (10/6/2023) pagi di ruang pertemuan venue pertandingan, Indonesia Arena.
Menurut Sekjen LOC FIBA Basketball World Cup 2023 Junas Miradiarsyah rombongan ofisial FIBA yang cukup besar datang ke Jakarta untuk meninjau dan membicarakan aspek yang lebih teknis lagi perihal penyelenggaraan event.
"Jadi, bukan hanya membahas infrastruktur lagi, tapi sudah lebih detail," kata Junas dikutip dari laman resmi Perbasi, Minggu (11/6/2023).
Ia mengatakan, untuk aspek acara, sudah ada konsultan yang ditunjuk FIBA untuk mengawasi dan membantu secara langsung pelaksanaan acara dan hiburannya. Kemudian ada juga pihak FIBA yang mengurus materi branding.
Salah satu hal penting juga sebagai industri olahraga, kata Junas, FIBA memberikan pemaparan bagaimana memproteksi hak (rights) terhadap merek atau event internasional ini.
"Langkah-langkah ini sudah dilakukan karena acaranya sudah dekat. Jadi ini untuk memastikan kesiapan kita lebih detail lagi, karena sejauh ini sudah on the track," kata pria yang juga menjabat sebagai direktur kompetisi bola basket IBL.
Selain pembahasan materi, ofisial FIBA yang dipimpin oleh FIBA Head of Events Malcolm Ashley Green juga meninjau setiap sisi venue Indonesia Arena, mulai dari gerbang masuk sampai lapangan. Semua sudut tak terlewatkan. Sebab, dibutuhkan pemetaan yang presisi terhadap semua aspek, salah satunya misalnya perihal pengaturan jalur keluar masuk penonton dalam jumlah besar. Begitu juga aspek-aspek teknis lain di lapangan terkait pertandingan.
"Hari ini kami mengunjungi Jakarta dengan tim dari game experience yang bekerja untuk membuat pertunjukan luar biasa pada bulan Agustus sampai September mendatang. Juga tim pemasaran dan penata dekorasi yang pada dasarnya mengukur seluruh venue dari cm ke cm untuk memahami bagaimana kita akan terlihat luar biasa dengan warna dan merek World Cup. Senang sekali bisa berada di sini bersama LOC dan membuat acara ini menjadi meriah dan kami sangat menantikannya," kata Ashley.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hainan larang penjualan mobil bensin mulai 2030, target 45% EV. China uji coba elektrifikasi di provinsi kepulauan dengan insentif & kemandirian energi 54%.
KPK menyatakan laporan gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni selesai pada aspek pencegahan, namun dugaan suap masih didalami dalam penyidikan.
Wamenkomdigi Nezar Patria menegaskan layanan digital pemerintah wajib ramah disabilitas agar seluruh warga mendapat akses informasi publik.
Pertamina mencatat konsumsi Pertalite dan Biosolar naik setelah penyesuaian harga BBM nonsubsidi, sementara penjualan Pertamax Series turun 18%.
Menhut Raja Juli Antoni mendorong perdagangan karbon sebagai sumber investasi swasta untuk penanaman dan restorasi hutan.
Sebanyak 60 siswa asal Temanggung akan mengikuti Sekolah Rakyat di Wonosobo karena gedung permanen di Temanggung belum selesai dibangun.