Kabar Baik! Pertamina Kembali Turunkan Harga Bright Gas, Ini Detailnya
Pertamina turunkan harga Bright Gas 14 Juli 2026: 12 kg jadi Rp220.000, 5,5 kg jadi Rp103.000. Berlaku di Jawa, harga lebih kompetitif & kualitas terjaga.
FIFA President Gianni Infantino. (AFP/SIMON MAINA/SIMON MAINA)
Harianjogja.com, JOGJA—Keputusan FIFA menghadirkan halftime show pada final Piala Dunia 2026 memicu perdebatan di kalangan pecinta sepak bola dunia. Inovasi yang diklaim sebagai bagian dari upaya memperluas daya tarik turnamen tersebut dinilai berpotensi berbenturan dengan regulasi resmi mengenai durasi jeda pertandingan.
Final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di MetLife Stadium, New Jersey, tidak hanya menjadi laga penentuan juara dunia. Pertandingan tersebut juga akan menandai pertama kalinya FIFA menyelenggarakan halftime show dalam sejarah Piala Dunia.
Konsep yang selama ini identik dengan Super Bowl di Amerika Serikat itu akan menghadirkan sejumlah musisi papan atas dunia dalam satu panggung hiburan di tengah pertandingan.
Pertunjukan tersebut diproduseri oleh vokalis Coldplay, Chris Martin. Sejumlah nama besar yang dikabarkan terlibat antara lain Justin Bieber, Shakira, Burna Boy, Madonna, hingga BTS.
Tak hanya musisi, karakter ikonik dari Sesame Street dan The Muppets juga disebut akan turut meramaikan acara yang diperkirakan disaksikan ratusan juta penonton di berbagai negara.
Meski menjanjikan hiburan spektakuler, rencana tersebut langsung memunculkan pertanyaan mengenai kepatuhan FIFA terhadap aturan pertandingan sepak bola internasional.
Berdasarkan Laws of the Game yang diterbitkan International Football Association Board (IFAB), jeda antarbabak dalam pertandingan sepak bola berlangsung selama 15 menit. Regulasi tersebut memang membuka ruang perubahan durasi, tetapi hanya dapat dilakukan dengan persetujuan wasit.
Persoalan muncul karena halftime show diperkirakan membutuhkan waktu tambahan di luar durasi penampilan artis. Selain pertunjukan yang berlangsung sekitar 11 menit, penyelenggara juga harus menyiapkan proses pemasangan dan pembongkaran panggung di area stadion.
Kondisi itu membuat total waktu jeda pertandingan diperkirakan jauh lebih panjang dibandingkan ketentuan normal.
FIFA hingga kini belum mengumumkan secara resmi durasi jeda yang akan diterapkan pada partai final. Namun sejumlah laporan media internasional menyebut waktu istirahat pemain kemungkinan akan bertambah secara signifikan.
The Athletic melaporkan FIFA menargetkan total jeda pertandingan sekitar 20 menit. Sementara laporan The Times menyebut jeda babak pertama bahkan berpotensi mencapai 30 menit.
Jika skenario tersebut terjadi, maka final Piala Dunia 2026 akan menjadi salah satu pertandingan dengan jeda terpanjang dalam sejarah turnamen.
Sebenarnya, konsep serupa bukan sepenuhnya hal baru bagi FIFA. Pada final Piala Dunia Antarklub yang berlangsung tahun lalu di stadion yang sama, jeda pertandingan diperpanjang untuk mengakomodasi pertunjukan musik.
Saat Chelsea mengalahkan Paris Saint-Germain dengan skor 3-0, jeda pertandingan berlangsung sekitar 24 menit. Ketika itu penampilan Doja Cat, Tems, dan J Balvin menjadi bagian dari rangkaian acara hiburan yang digelar dari tribun stadion.
Pengalaman serupa juga pernah terjadi pada final Copa America 2024. Penampilan Shakira membuat jeda pertandingan antara Argentina dan Kolombia berlangsung sekitar 26 menit sebelum babak kedua dimulai.
Meski mendapat kritik dari sebagian penggemar sepak bola tradisional, FIFA tampaknya melihat halftime show sebagai peluang untuk memperluas jangkauan audiens global, terutama dari kalangan penggemar hiburan dan budaya populer.
Menariknya, para artis yang tampil dalam pertunjukan tersebut tidak menerima bayaran. Skema itu disebut mengadopsi model yang selama ini diterapkan pada halftime show Super Bowl.
Menurut laporan The Athletic, acara tersebut diproduksi bersama organisasi amal Global Citizen sehingga seluruh penampilan dilakukan tanpa honorarium.
Sebagai gantinya, halftime show menjadi bagian dari kampanye sosial FIFA Global Citizen Education Fund yang menargetkan penggalangan dana sebesar 100 juta dolar AS.
Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung akses pendidikan berkualitas dan olahraga bagi anak-anak di berbagai negara, termasuk memperkuat program Football for Schools milik FIFA.
Shakira bahkan disebut turut berkontribusi melalui donasi sebesar 500.000 dolar AS yang ditujukan bagi anak-anak di Venezuela yang terdampak gempa bumi.
Kemegahan final Piala Dunia 2026 tidak berhenti pada halftime show. FIFA juga menyiapkan upacara penutupan yang melibatkan sejumlah figur terkenal dunia.
Robbie Williams, Laura Pausini, Nicole Scherzinger, dan kreator konten IShowSpeed dijadwalkan tampil dalam seremoni pasca-pertandingan. Sementara itu, aktor Hollywood Tom Cruise disebut hadir sebagai tamu spesial dan Jennifer Hudson akan membawakan lagu kebangsaan Amerika Serikat.
Dengan kombinasi sepak bola, musik, hiburan, dan aksi sosial, final Piala Dunia 2026 diproyeksikan menjadi salah satu penyelenggaraan paling spektakuler sepanjang sejarah turnamen.
Namun di tengah kemegahan tersebut, perhatian publik kini tertuju pada satu pertanyaan penting: apakah FIFA mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan hiburan dan penghormatan terhadap aturan resmi sepak bola yang selama ini menjadi fondasi permainan?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina turunkan harga Bright Gas 14 Juli 2026: 12 kg jadi Rp220.000, 5,5 kg jadi Rp103.000. Berlaku di Jawa, harga lebih kompetitif & kualitas terjaga.
KPK memeriksa lima ASN BPK RI sebagai saksi kasus dugaan suap pengondisian hasil audit Kabupaten Muara Enim setelah menggeledah rumah Anggota V BPK RI Bobby Adh
Amri/Nita tersingkir di 32 besar Japan Open 2026 usai kalah 18-21, 21-23 dari unggulan Prancis. Kesalahan sendiri & ketidaktenangan jadi penyebab kekalahan.
Mbappe gagal tambah gol di semifinal, rating 5,8 & akui kelemahan Prancis lawan Spanyol. Posisi top skor terancam Messi. Prancis kalah 0-2.
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
Hainan larang penjualan mobil bensin mulai 2030, target 45% EV. China uji coba elektrifikasi di provinsi kepulauan dengan insentif & kemandirian energi 54%.