Kerap Mencuri, Remaja di Bantul Dibina di Sentra Antasena Magelang
Remaja 15 tahun di Bantul yang kerap mencuri sempat bersembunyi di plafon rumah saat dijemput untuk rehabilitasi. Setelah dibujuk, ia akhirnya menjalani pembina
Kas Hartadi ditunjuk sebagai Pelatih PSIM Jogja dan bertekad membawa tim itu promosi ke Liga 1 musim depan./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja masih berupaya melengkapi komposisi skuad menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 pada September mendatang.
Aturan baru yang mengharuskan klub peserta Liga 2 memberikan menit bermain kepada pemain U-21 mengharuskan klub berjuluk Laskar Mataram ini untuk mengincar talenta lokal.
Dalam beberapa kali sesi latihan, sejumlah pemain jebolan Pekan Olahraga Daerah (Porda) dan binaan sejumlah tim akademi lokal terlihat bergabung bersama skuad utama PSIM Jogja.
Pelatih kepala PSIM Jogja Kas Hartadi menyebut, para pemain muda yang sedang trial itu juga berganti-ganti setiap harinya. "Anak lokal ya kami ikutkan untuk latihan, karena kan kami kekurangan pemain juga, siapa tahu ada U-21 yang bagus, saya ganti-ganti juga," kata Kas, Senin (17/7/2023).
Dia menyebut aturan soal keharusan memainkan pemain U-21 pada kompetisi mendatang tentu jadi tantangan yang menarik. Oleh karena itu, persiapan tim yang sudah dimulai awal bulan ini juga sekaligus seleksi terhadap pemain muda yang nantinya dipercaya untuk berseragam Laskar Mataram. "Kan ada kuota juga buat U-21, siapa tahu ada muncul yang bagus, tentu buat sepakbola Jogja juga ke depan," ujarnya.
BACA JUGA: PSIM Jogja Pertahankan Lima Pemain Lama
Menurut Kas, selain fokus pada pengembangan aspek fisik pemain, selama beberapa pekan ke depan dia juga punya tugas membangun kedekatan emosional antarpemain. Jangan sampai antara pemain senior dan junior atau pemain lama dan yang baru bergabung ada kesenjangan, sehingga menimbulkan suasana yang kurang harmonis.
"Tugas saya juga harus bisa menyatukan dan menjaga kekompakan pemain. Jangan sampai ada blok-blokan. Tapi tidak ada masalah semuanya cair dan biasa saja antara senior dan junior itu yang utama," jelasnya.
Manajemen PSIM Jogja menyebut bahwa tidak menutup kemungkinan akan merekrut pemain muda lokal untuk bergabung ke tim utama dalam menghadapi Liga 2 mendatang. Selain nama-nama seperti Andri, Sheva, dan Yudha yang sudah berseragam Laskar Mataram, manajemen ingin agar ada pemain lokal potensial lainnya yang direkrut.
“Kami memang sedang berupaya memperbanyak pemain lokal. Saat ini manajemen dan pelatih juga sedang menggali talenta lokal terutama untuk pemain muda," ujar Aprilia Sulistyowati, Sekretaris PSIM Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Remaja 15 tahun di Bantul yang kerap mencuri sempat bersembunyi di plafon rumah saat dijemput untuk rehabilitasi. Setelah dibujuk, ia akhirnya menjalani pembina
Prabowo mengajak masyarakat meninggalkan budaya caci maki, dengki, dan saling curiga saat peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79.
DPRD DIY mengingatkan pembangunan di jalur selatan tidak merusak kawasan karst yang berfungsi sebagai penyimpan cadangan air penting bagi masyarakat.
Erling Haaland punya garasi Rp195 miliar berisi Bugatti Tourbillon, Mercedes-AMG One, Ferrari Monza SP2. Mobil favoritnya Rolls-Royce Cullinan.
Kiandra Ramadhipa juara race kedua Sachsenring Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 dan naik ke posisi tiga klasemen sementara.
Semifinal Piala Dunia 2026 jadi pertemuan pertama Messi vs Inggris. Rivalitas sengit dari Tangan Tuhan hingga duel penuh gengsi ini. Siapa yang menang?