Prediksi Skor, Susunan Pemain Indonesia Vs Makau, Garuda Muda Diunggulkan
Timnas U-23 Indonesia akan menghadapi Makau dalam laga kedua Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (6/9/2025) malam.
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez/Reuters
Harianjogja.com, SOLO—Karier Marc Marquez dinilai akan lebih baik jika angkat kaki dari tim Repsol Honda. Hal itu diungkapkan dua legenda MotoGP Mick Doohan dan Marco Lucchinelli.
Marc Marquez mengalami periode sulit dalam kariernya setelah mengalami cedera parah pada musim 2020. Ia sempat comeback pada MotoGP 2021 dengan lumayan meyakinkan. Dia menorehkan 4 podium dan 3 kemenangan sekembalinya dari cedera patah tangan.
Namun, karier Marquez kemudian menurun sejak 2022 hingga saat ini. Terbukti Marquez hanya sekali naik podium pada periode tersebut.
Lebih parah lagi musim ini. Hingga paruh musim MotoGP 2023, Marquez sama sekali tak mendapatkan angka bersama timnya yakni Repsol Honda.
Cedera bukan satu-satunya penghambat pembalap asal Spanyol itu. Performa motor RC213V yang ia kendarai juga disebut belum maksimal.
Baca juga: Percepat Koneksi, Kementerian PUPR Ambil Alih Perbaikan Jalan di Jawa Tengah
Hal itu diyakini Marquez frustrasi karena kerap terjatuh dan absen dari balapan utama. Torehan terbaik Marquez musim ini hanyalah posisi ketiga pada sprint race MotoGP Portugal 2023.
Situasi yang dialami Marquez membuat Mick Doohan dan Marco Lucchinelli angkat bicara. Dua pembalap mantan juara dunia MotoGP itu menyarankan The Baby Alien pindah dari Honda.
"Marquez memiliki hubungan kerja yang baik bersama Honda tapi hubungan itu di dunia adalah seperti bisnis. Pekerjaannya adalah tentang motor dan dia membutuhkan suasana yang bagus, Honda tidak bisa menyediakannya saat ini," ucap Mick Doohan dilansir dari Tutto Motori.
Jika hengkang dari Honda, Marquez, lanjut Doohan, cocok bergabung dengan KTM atau Ducati.
Kebetulan, dua tim tersebut sempat dirumorkan tertarik mendatangkan Marquez musim lalu. Namun akhirnya tak terjalin kesepakatan antara kedua belah pihak.
"Saya rasa akan menjadi hal menarik untuk melihat dia bekerja dengan KTM. Dia masih memiliki potensi menjadi juara dunia menurut saya. Tapi benar bahwa hal ini sudah berjalan bertahun-tahun bahkan untuk orang seperti dia," kata dia.
Suasana Baru
Senada, Lucchinelli mengatakan Marquez akan mendapatkan suasana yang berbeda jika pindah tim dan berganti motor. Suasana baru itu penting untuk mengembalikan performa pembalap bernomor motor 93 tersebut.
"Dia akan menang lagi, tapi dia harus mengganti motornya, itu seperti saya ketika pindah dari Honda ke Cagiva. Sekarang Marquez mendapat pukulan mental, tapi dia tahu bahwa dia masih kompetitif. Dia masih bisa menang tahun lalu dengan tangan terkilir," ucap Lucchinelli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Timnas U-23 Indonesia akan menghadapi Makau dalam laga kedua Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (6/9/2025) malam.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.