Advertisement
Timnas Basket Perbaiki Permainan untuk Hadapi UEA
Basket - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih Tim Nasional Basket Indonesia Wahyu Widayat Jati menilai para pemainnya belum padu saat melawan Indonesia Patriots di Indonesia International Basketball Invitational di Indonesia Arena GBK Jakarta, Rabu (3/8/2023) dan segera memperbaikinya untuk menghadapi Uni Emirat Arab.
BACA JUGA: Indonesia Arena Berstandart Internasional
Advertisement
Meski Timnas Indonesia menang dengan skor 82-56 di gim pembuka IIBI atas Indonesia Patriots, namun pelatih menilai performa yang ditampilkan para penggawa timnas belum maksimal.
"Dari statistik, secara defense kita belum rapi. Begitu gampangnya mereka melakukan serangan untuk mencetak poin. Serangan mereka lewat pick and roll, tapi kita menutupnya masih kurang memuaskan," kata Wahyu.
Sedangkan dari sisi menyerang, Wahyu menilai kerja sama para pemain di timnas Indonesia belum padu, khususnya bagi pemain yang belum lama berlatih bersama tim seperti Derrick Michael, Marques Bolden, dan Zane Adnan. Ketiganya dinilainya masih canggung.
Hal ini diamini oleh salah satu pemain timnas Yudha Saputera yang mengakui sejumlah pemain yang baru beberapa hari bergabung belum padu dalam bermain sebagai satu tim.
"Kita fokus untuk gim selanjutnya melawan Suriah dan Uni Emirat Arab," kata Yudha.
Indonesia International Basketball Invitational (IIBI) yang merupakan ajang uji coba penyelenggaraan Piala Dunia FIBA 2023 ini sekaligus menjadi uji tanding bagi Timnas Indonesia dalam menghadapi prakualifikasi Olimpiade dan juga Asian Games 2022 Hangzhou.
Sebelumnya Ketua Umum PP Perbasi Danny Kosasih menyebut pertandingan Timnas Indonesia melawan Suriah dan Uni Emirat Arab diharapkan bisa meningkatkan kualitas para pemain. Selain itu, Suriah juga merupakan negara yang akan dihadapi oleh Indonesia pada prakualifikasi Olimpiade Paris 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Istana Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet Merah Putih
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Hogi Kejar Jambret Disorot DPR, Polisi dan Jaksa Siap Dipanggil
- Realisasi Investasi Gunungkidul 2025 Melonjak, Pertanian Dominan
- Disnakertrans DIY Belum Terima Pengajuan Penangguhan UMP 2026
- Sampah Pasar Jogja Menggunung, Disdag Perkuat Pengolahan Mandiri
- Penyakit VTE Jadi Silent Killer, Guru Besar UGM Ingatkan Deteksi Dini
Advertisement
Advertisement



