TN Kutai Prioritaskan Perlindungan 6 Flora Langka Khas Kalimantan
Taman Nasional Kutai menjaga enam flora penting Kalimantan, mulai ulin, pasak bumi, meranti hingga anggrek hitam demi kelestarian ekosistem.
Pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi berlaga di Japan Open 2023, Rabu (26/7/2023). ist/PBSI/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Penampilan atlet ganda putri Febrian Dwipuji dan Amalia Cahaya di Australia Open 2023 mendapat pujian dan penilaian positif dari pelatih. Mereka tampil pada 1-6 Agustus di Sydney, Australia.
Menurut Kepala Pelatih Ganda Putri Pelatnas PBSI Eng Hian, performa pasangan yang akrab disapa Ana/Tiwi itu mengalami perbaikan dibanding turnamen-turnamen sebelumnya.
"Untuk Ana/Tiwi, meskipun belum mampu melangkah lebih jauh, saya nilai ada hal yang positif. Performanya sudah meningkat, kendati hasilnya memang belum sesuai harapan," tutur Eng Hian melalui informasi resmi Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Jakarta, Senin (7/8/2023).
Pelatih yang akrab disapa Koh Didi itu mengatakan Ana/Tiwi memang masih harus meningkatkan kemampuan mereka dan tugas tim pelatih selanjutnya adalah memastikan anak asuh mereka mengalami perkembangan signifikan.
BACA JUGA: BMKG DIY Ingatkan Potensi Gempa M 8,7 akibat Megathrust, Begini Persiapan BPBD DIY
"Mereka ini memang perlu dipoles dan diperbaiki segala kekurangannya. Memang tidak bisa instan. Perlu waktu untuk mendongkrak performa mereka," kata Eng Hian.
Sebelumnya, pada turnamen BWF Super 500 tersebut Ana/Tiwi harus terhenti pada babak 16 besar setelah langkah mereka dihadang Rena Miyaura/Ayako Sakuramoto asal Jepang, Kamis (3/8/2024).
Ana/Tiwi harus takluk dua gim langsung 17-21, 11-21 meski keduanya sudah berusaha tampil maksimal. Sayangnya ganda putri Jepang lebih ulet dan mampu menjegal Ana/Tiwi dalam 38 menit.
Nasib serupa juga dialami ganda putri pertama Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang juga kalah pada babak kedua.
Apri/Fadia tak kuasa mengatasi pertahanan Aimsaard bersaudara yang sangat ketat hingga harus menyudahi perjuangan di Sydney dengan skor akhir 19-21, 21-23.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Taman Nasional Kutai menjaga enam flora penting Kalimantan, mulai ulin, pasak bumi, meranti hingga anggrek hitam demi kelestarian ekosistem.
Muhammadiyah dorong transformasi layanan sosial berbasis komunitas untuk menjawab masalah kesejahteraan yang makin kompleks.
Timnas U19 Indonesia finis peringkat ketiga AFF U19 2026 usai kalahkan Kamboja 1-0. Ini evaluasi dan susunan pemainnya.
UGM memastikan api misterius di Seyegan bukan dari gas alam, melainkan terkait resin PVC yang mudah terbakar.
Kebiasaan mengetik dan main gadget berlebihan bisa picu cedera tangan. Kenali gejala dan cara mencegahnya sejak dini.
Sebanyak 800 personel Polres Sragen disiagakan untuk pengesahan PSHT Sura 2026. Warga diminta kurangi aktivitas malam hari.