Pasar Murah Bantul Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah Rp5.000
Pasar murah Pemkab Bantul di Pajangan diserbu warga. Harga beras, minyak, telur, gula, dan bawang dijual lebih murah dari pasaran.
Gelandang PSS Sleman Jonathan Bustos berupaya melewati hadangan pemain Persebaya Surabaya dalam laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu (26/8/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon Pinsker
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih carateker Persebaya Surabaya Uston Nawawi mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya saat menjalani laga tandang melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu (26/8/2023). Dalam laga itu Green Force tampil dengan skema bertahan, alhasil sama sekali tidak mencatatkan tendangan ke gawang PSS Sleman.
"Itu memang strategi kami dan arahan dari saya. Taktik yang kami mainkan hanya bermain bertahan dengan mengandalkan serangan balik dan tim cukup kompak menjaga bola dari serangan PSS," kata Uston.
Menurutnya, Persebaya Surabaya meraih hasil maksimal di laga ini dengan mengantongi satu poin di kandang lawan. Ia juga memuji penampilan lini belakang timnya yang cukup solid menahan gempuran dari serangan lawan. Dengan begitu kedua tim sama-sama mengakhiri tren positif selalu meraih kemenangan di laga ini.
"Kami juga berhasil mencatatkan nirbobol, jadi rekor kemenangan kedua tim sama-sama berakhir dengan hasil imbang ini," kata dia.
Baca juga: Wow! 10.000 Penari Montro di Parangkusumo Pecahkan Rekor Muri
Pelatih kepala PSS Sleman Marian Mihail mengatakan, anak asuhnya mampu mendominasi pertandingan di laga ini. Hanya saja keberuntungan belum berpihak kepada timnya sehingga gagal meraih kemenangan. Dia juga mengapresiasi laga yang berjalan ketat dan sengit.
"Yang jelas, saya sangat senang dengan kerja keras para pemain. Untuk laga berikutnya, kami harus meningkatkan kinerja untuk memenangkan laga," ujarnya
Mihail juga angkat bicara soal minimnya pergantian pemain yang dilakukan di laga ini. Ia hanya memasukkan Kei Sano dan Riki Dwi di awal babak kedua. Menurutnya pertimbangan itu dilakukan cukup matang mengingat kesiapan anak asuhnya.
Ia mengaku selalu melihat kesiapan pemain sejak dari latihan untuk kemudian dimasukkan berlaga di pertandingan. "Kami sudah punya perencanaan pertandingan sebelum memulai laga. Termasuk pemain yang akan diturunkan sebagai pemain pengganti, saya melihat dari segi fokus dan kematangan mereka di sesi latihan, sehingga saya membuat keputusan itu," kata Marian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar murah Pemkab Bantul di Pajangan diserbu warga. Harga beras, minyak, telur, gula, dan bawang dijual lebih murah dari pasaran.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia dalam lima rute. Simak jam operasional dan tarif Rp80.000.
Peningkatan pengetahuan melalui kebiasaan membaca buku dinilai menjadi bagian penting dalam pemberdayaan perempuan sekaligus memperkuat ketahanan keluarga
Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia lima perjalanan. Cek jadwal keberangkatan dari kedua stasiun.
BNI membuka exclusive presale konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta. Nasabah bisa mendapat diskon tiket hingga 20% dan cicilan 12 bulan.
Jadwal Kereta Bandara YIA Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress dari Tugu Jogja maupun YIA.