Advertisement
Marc Marquez Tunda Kontrak Baru dengan Ducati, Ini Alasannya
Marc Marquez menjadi pembalap tercepat pada sesi practice di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (15/8 - 2025). (MotoGP)
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Marc Marquez belum ingin gegabah memutuskan masa depannya di Ducati meski berstatus juara dunia MotoGP 2025. Pembalap utama Ducati Lenovo itu menegaskan bahwa persoalan durasi kontrak bukan hambatan utama, melainkan kondisi fisik yang masih dalam tahap pemulihan.
Advertisement
Marc Marquez saat ini fokus memulihkan cedera bahu seusai insiden dengan Marco Bezzecchi pada MotoGP Indonesia, Oktober 2025. Ia menilai komitmen jangka panjang dengan Ducati harus didasari kepastian bahwa tubuhnya siap bersaing di level tertinggi tanpa kendala medis.
"Kami sedang mengerjakannya dengan Ducati, tetapi ideal bagi mereka adalah dua tahun karena kalau tidak, Anda berada di tengah-tengah ketidakpastian (siklus kontrak)," ujar Marc Marquez dikutip dari Crash, Sabtu (21/2/2026).
BACA JUGA
Ducati disebut mendorong kontrak berdurasi dua musim. Namun, Marquez memilih menunggu perkembangan kondisinya sepanjang tes pramusim sebelum mengambil keputusan final.
"Namun saat ini, yang paling penting bagi saya adalah memulai pramusim dengan perasaan semakin membaik. Saya merasakan satu langkah kecil, tetapi tetap langkah maju, antara tes Malaysia dan di sini (tes Thailand)," katanya.
Bagi Marquez, cedera bahu kanan menjadi faktor penentu sebelum menandatangani kontrak baru dengan Ducati Lenovo Team. Ia tak ingin terburu-buru membuat keputusan strategis saat kondisi fisiknya belum pulih sepenuhnya.
"Cedera ini adalah batasan terbesar saya. Dari pengalaman, ketika Anda cedera, Anda tidak bisa membuat keputusan dan menandatangani kontrak," ujarnya.
Marquez mengakui ada pembalap lain yang tetap menyepakati kontrak meski dalam kondisi cedera. Namun ia memilih lebih berhati-hati demi memastikan kesiapan jangka panjang.
"Memang benar ada yang tetap melakukannya, karena ketika kontrak sudah ada di depan Anda, meski sedang cedera, Anda tetap harus membuat keputusan. Tetapi yang terpenting bagi saya adalah memahami bagaimana kondisi cedera baru saya," tambahnya.
Riwayat cedera Marquez memang cukup panjang. Seusai kecelakaan hebat di Mandalika pada 5 Oktober 2025, ia absen dalam empat seri penutup musim lalu. Ia baru kembali mengendarai motor MotoGP saat tes Sepang awal Februari, setelah sebelumnya menjalani latihan pemanasan menggunakan Ducati Panigale V4 di Valencia.
Akumulasi cedera selama berkarier di kelas utama membuat proses pemulihan tak lagi secepat dulu.
"Pada akhirnya, saya masih merasa muda secara mental. Tapi memang benar bahwa dengan cedera, satu demi satu, membuat tubuh saya semakin malas dan butuh waktu lebih lama," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
SPPG NU Diresmikan di Lombok, Dorong Gizi Santri dan Ekonomi Umat
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Manunggal Raharja Jadi Rumah Besar Data Kemiskinan di DIY
- Enam Remaja Magelang Diamankan di Minggir, Diduga Hendak Perang Sarung
- Warga Jogja Diamankan Polisi Diduga Lakukan Begal Payudara di Sanden
- Waktu Buka Puasa dan Salat Magrib di Jogja Hari Ini
- Raperda Toko Modern Bantul Didorong Masuk Jalur Wisata
Advertisement
Advertisement







