Askab PSSI Sleman 2026-2030 Dilantik, Siapkan Pembinaan dan Kompetisi
Askab PSSI Sleman periode 2026-2030 resmi dilantik dengan fokus pada pembinaan usia dini, tata kelola organisasi, dan peningkatan kualitas kompetisi.
Gusti Randa - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Gusti Randa secara resmi ditunjuk menjadi Presiden Direktur PT Putra Sleman Sembada (PT PSS).
Gusti dikenal keaktifannya dalam persepakbolaan Indonesia serta pernah menjabat beberapa posisi kunci di PSSI dan assosiasi olahraga lainnya. Gusti juga memiliki profesi sebagai aktor dan pengacara aktif.
Selain Gusti, PSS juga menunjuk Reva Dedy Utama zebagai sebagai Komisaris PT PSS. Reva lama dikenal sebagai seorang wartawan senior yang juga menjabat di salah satu stasiunTV nasional. Pria yang lahir di Padang, Sumatera Barat ini juga aktif dalam dunia sepak bola baik sebagai pemain maupun klub bola.
Dengan penunjukan dua orang ini PSS mengaku berkomitmen untuk selalu melakukan perubahan dan proses-proses untuk menuju pada pengembangan dan prestasi yang lebih baik.
BACA JUGA: Begini Persiapan PSS Sleman Hadapi PSM Makassar
Baca JUGA: Badak Cula Cahaya Dijadikan Maskot Piala Dunia U-17, Ini Latar Belakangnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Askab PSSI Sleman periode 2026-2030 resmi dilantik dengan fokus pada pembinaan usia dini, tata kelola organisasi, dan peningkatan kualitas kompetisi.
PP Tunas jadi langkah perlindungan anak digital, Meutya Hafid soroti risiko platform dan pentingnya ruang aman.
Masyayikh NU tekankan adab Munas 2026, tolak perubahan AHWA, dan minta pesantren tetap jadi pusat organisasi.
Dugaan tindakan represif terhadap seniman saat ARTJOG 2026 menuai protes. Koalisi Artjokes mendesak kebebasan berekspresi dihormati.
AS lolos 32 besar Piala Dunia 2026, Brasil bangkit, Haiti dan Turki tersingkir di laga Grup C dan D, Sabtu 20/6/2026.
Pengesahan 724 calon warga PSHT Karanganyar dikawal 750 personel polisi. Penyekatan dilakukan di perbatasan untuk mencegah rombongan luar daerah.