Advertisement
Tumbang di Kandang Borneo FC, PSS Sleman Putus Tren Tak Terkalahkan
Pemain PSS saat berangan ke markas Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri pada Minggu (17/9/2023). - Istimewa/PSS.
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Bertandang ke markas Borneo FC Samarinda, skuad PSS Sleman terpaksa menelan kekalahan dengan skor 1-0 untuk kemenangan Pesut Etam. Gol Silverio Silva di penghujung laga, memutus tren tak terkalahkan Super Elang Jawa di lima pertandingan sebelumnya.
Melawat ke Stadion Segiri, Samarinda, PSS menurunkan sebelas terbaiknya dengan skema 4-3-3. Laskar Sembada menurunkan trio serang mereka yakni Ricky Cawor di sayap kiri, Riki Dwi Saputro di sayap kanan serta penyerang muda Hokky Caraka di lini depan.
Advertisement
BACA JUGA : Jelang PSS Sleman VS Borneo FC, Duel Sengit Beda Misi
Nyaris mencuri satu poin dari markas Pesut Etam, PSS justru kebobolan di menit-menit akhir pertandingan. Tandukan pemain belakang Borneo FC, Silverio Silva berhasil menjebol gawang PSS yang dikawal Anthony Phintus di perpanjangan waktu 90+4'.
Seusai laga Pelatih Kepala PSS, Marian Mihail merasa kecewa lantaran harus kalah di menit-menit akhir laga. PSS kata Mihail tidak dapat menguasai bola yang biasanya mereka lakukan. Berbeda dengan kubu lawan yang bertarung dengan motivasi penuh sepanjang laga.
"Saya sedikit kecewa, karena kami kalah di menit-menit akhir. Tapi ini lagi sepakbola. Kami juga tidak bermain seperti biasanya, berbeda dengan Borneo yang sangat termotivasi," katanya.
PSS memang menghadapi laga berat di tiga pertandingan terakhir. Skuat asuhan Mihail harus melawan Persebaya, PSM dan Borneo secara beruntun yang merupakan jajaran tim kuat di liga musim ini. Setelah berhasil menahan Persebaya dengan hasil seri tanpa gol di kandang, juga berbagi angka dengan PSM pada awal September lalu, Super Elang Jawa harus tumbang saat bertandang ke Samarinda.
"Tiga pertandingan terakhir kami melawan tim-tim kuat seperti Persebaya dan PSM, sekarang Borneo, tiga tim terbaik di musim ini, mereka berada di puncak liga," ujarnya.
Dengan putusnya tren lima pertandingan tak terkalahkan di tangan Pesut Etam, Mihail berharap bisa mendapatkan hasil yang terbaik pada laga berikutnya. "Berharap untuk yang terbaik untuk pertandingan berikutnya. Kami akan belajar dari kesalahan ini," katanya.
Pelatih Borneo FC Samarinda, Pieter Huistra merasa anak asuhnya telah bermain bagus pada laga akhir pekan ini. Banyak serangan coba dibangun para pemain Borneo sepanjang pertandingan. Namun umpan lambung di ujung pertandingan yang berbuah gol menjadi penentu pertandingan dan membuat Borneo membawa poin penuh di kandang.
Kendati meraih tiga poin di markas, Pesut Etam kata Borneo akan terus belajar dari setiap laga yang dilakoni. Tim, lanjut Pieter harus melakukan perkembangan dari setiap pertandingan untuk membangun tim lebih baik. "Tentu, kami belajar di setiap pertandingan,"ujarnya.
BACA JUGA : Borneo FC Vs PSS Sleman, Susunan Pemain dan Link Streaming
"Jika tim ingin menempati posisi tinggi di klasemen, kamu harus selalu mencoba melakukan suatu kemajuan. Kita harus tetap berusaha menjadi lebih baik" katanya.
Pola pikir atau mindset positif semacam ini menurut Pieter harus dipegang oleh semua orang di klub. Tidak hanya pemain, tapi staf, manajeman dan semua elemen di klub.
Di sisi lain, skor 1-0 untuk kemenangan Borneo FC membawa Pesut Etam bertengger di peringkat dua klasemen dengan torehan 22 poin. Sementara PSS menempati peringkat 12 untuk sementara waktu dengan koleksi 17 poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Charger Ponsel Masih di Stopkontak Picu Kebakaran di Wirobrajan
- Pulang dari Pantai, 1 Lansia Meninggal Dunia Laka di Bugisan
- Kendaraan Masuk Tol Purwomartani Tembus 6.072 Saat Lebaran
- Bonus Miliaran Cair, Atlet Porda di Bantul Kantongi Puluhan Juta
- Kunjungan di Breksi Diperkirakan Tak Seramai Tahun Lalu
Advertisement
Advertisement








