Venezuela Konfirmasi 3 Kematian akibat Hantavirus di Anzoategui
Venezuela mengonfirmasi tiga kematian akibat hantavirus di Anzoategui. Pemerintah menyatakan belum ada bukti penularan virus antarmanusia.
Marc Marquez/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Pembalap MotoGP Marc Marquez mengungkapkan bahwa meninggalkan Honda yang sudah menjadi rumah baginya selama 11 tahun merupakan keputusan yang sulit baginya.
“Ini adalah keputusan yang sangat sulit, keputusan terberat dalam karier saya karena memutuskan 11 tahun hubungan dengan Honda, memutuskan hubungan yang sangat sukses sangatlah sulit,” kata Marquez, dikutip dari keterangan MotoGP, Jumat (13/10/2023) seperti dilansir ANTARA
“Minggu lalu sangat sulit secara emosional karena semua staf, teman, dan saya, adalah sebuah keluarga ada di dalam kotak (garasi) itu,” ujarnya menambahkan.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa keputusan hengkang dari Honda ke Gresini Racing adalah upayanya untuk “meninggalkan zona nyaman”, serta bangkit dari keterpurukan untuk bisa menikmati balapan lagi.
BACA JUGA: Marc Marquez Resmi Tinggalkan Honda, Ini Rekor Selama 11 Tahun Bersama
“Saya tidak menikmatinya jadi saya melakukan perubahan untuk menikmati balapan saya lagi karena jika tidak, tidak ada gunanya melanjutkan balapan dan melanjutkan karier saya, dan yang saya inginkan adalah semakin banyak balapan dalam karier saya,” kata Marquez.
“Target saya adalah mencoba untuk menikmatinya lagi. Jadi karena alasan itu, saya memilih tim Gresini karena ini adalah keluarga besar. Mereka memiliki motor terbaik di grid dan adik saya juga ada di sana,” imbuhnya.
Meski demikian, juara dunia delapan kali itu tak mengelak bahwa keputusannya ini tak akan mulus dan sarat akan tantangan.
“Ini akan menjadi tantangan besar bagi saya dan tantangan besar bagi tim Gresini. Tapi mereka telah mencapai hasil yang sangat baik bersama Alex dan dengan Enea Bastianini di masa lalu. Tapi itulah yang saya katakan, ini akan menjadi perubahan besar dalam setiap aspek dan apa yang saya cari adalah menikmatinya, dan tersenyum di balik helm,” jelas Marquez.
Ia mengaku telah melakukan banyak pembicaraan bersama Honda sebelum akhirnya keputusan final ini dibuat setelah MotoGP Jepang. Marquez mengatakan banyak balapan musim ini yang berlangsung sangat sulit buatnya.
“Jika saya ingin menjaga diri dan karier saya, saya perlu menemukan tantangan baru dan tantangan baru serta tempat terbaik adalah tim Gresini pada tahun 2024,” kata Marquez.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Venezuela mengonfirmasi tiga kematian akibat hantavirus di Anzoategui. Pemerintah menyatakan belum ada bukti penularan virus antarmanusia.
Alat berbasis AI dari Australia mampu mengenali nyamuk pembawa DBD dan malaria hanya dari suara sayap tanpa internet dan laboratorium.
Emergency kit mobil dapat membantu pengemudi menghadapi kondisi darurat seperti ban bocor, aki tekor, atau kendaraan mogok. Simak daftar perlengkapan yang wajib
Gunungkidul dipastikan tidak memberangkatkan peserta transmigrasi pada 2026 karena minimnya kuota yang diterima DIY. Padahal, masih ada sekitar 30 kepala keluar
Media Vietnam The Thao 247 menyoroti kemenangan Timnas Indonesia 3-0 atas Bali United. Hasil tersebut dinilai menjadi sinyal kesiapan skuad Garuda menghadapi Pi
Survei Ipsos menunjukkan 75 persen masyarakat Indonesia menilai negaranya berada di jalur yang benar. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara paling