Kemarau Picu Kematian Ikan di Bantul, Pembudidaya Tetap Tenang
Musim kemarau picu kematian ikan di Bantul. Pembudidaya sebut nila dan bawal masih aman, ini faktor yang perlu diwaspadai.
PSIM Jogja saat berlatih di Stadion Maulana Yusuf, Serang./Instagram psimjogja_official
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja bakal menantang tim juru kunci Perserang Serang dalam lanjutan Liga 2 pada Minggu (9/11/2023) di Stadion Mandala Krida. Melawan tim papan bawah Laskar Mataram tak ingin jemawa dan tetap menargetkan raihan tiga poin demi mendekati poin Bekasi City di puncak klasemen grup dua.
Skuad Laskar Mataram memang tengah dalam tren positif setelah di laga sebelumnya berhasil menang menghadapi PSKC Cimahi. Suasana yang bagus itu pun diharapkan membawa kemenangan bagi Hariono dan kolega di laga kandang perdananya pada putaran kedua ini.
Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi mengatakan, kondisi anak asuhnya cukup bagus menjelang melawan Laskar Singandaru, julukan Perserang Serang. Selain minim pemain yang cedera, pemain yang terakumulasi kartu juga tidak ada. Oleh karenanya ia optimistis tiga poin bisa diamankan di laga nanti.
BACA JUGA: PSIM Menang Melawan PSKC, Transisi Pemain Masih Jadi PR
"Kalau tim saat ini tidak ada masalah. Saat ini suasana bagus. Semua kondusif untuk tim," ujarnya Jumat (17/11/2023).
Laga nanti diprediksi bakal timpang. PSIM Jogja sendiri punya skuad yang cukup dalam setelah kedatangan dua pemain asing dan beberapa pemain lokal lainnya. Evaluasi tim secara menyeluruh dilakukan oleh manajemen dan jajaran pelatih. Debut pemain baru pun cukup apik di laga melawan PSKC beberapa waktu lalu.
"Target kita tetap setengah gol itu aja. Setiap main setengah gol itu cukup. Memang kalau penonton pengennya bisa menang dan bikin 100 gol gitu lo. Namun yang saya cari poin tiganya di tiga laga home besok," katanya.
Mantan pelatih Dewa United itu juga menyatakan bahwa dua pemain asingnya semakin kompak dengan pemain PSIM yang lain. Augusto Neto dan Kim Bong-jin disebutnya sudah kian padu dalam beberapa kali sesi latihan Laskar Mataram jelang bertemu Perserang Serang.
"Adaptasinya semakin lancar seiring waktu. Kita harap persiapan yang dijalani bisa bagus dan saat bermain juga semakin kompak," jelasnya.
Kas Hartadi juga sudah menargetkan PSIM Jogja bisa meraih kemenangan di tiga laga kandang beruntun mereka pada putaran kedua ini. Hal ini bukan tanpa alasan, karena persaingan di papan klasemen terutama peringkat tiga dan empat sangat ketat dengan beda poin yang cukup tipis. Di bawah PSIM ada Malut dengan 12 poin di peringkat ketiga kemudian disusul Nusantara dengan 10 poin di peringkat empat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Musim kemarau picu kematian ikan di Bantul. Pembudidaya sebut nila dan bawal masih aman, ini faktor yang perlu diwaspadai.
Penguasaan teknik prompting dinilai menjadi bekal penting bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) secara optimal.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Kamis 9 Juli 2026 lengkap. Cek jam keberangkatan terbaru dan tips agar tidak kehabisan tiket.
Wakil Ketua DPRD DIY, Budi Waljiman, mendorong penguatan budaya membaca dan menulis di tengah derasnya arus informasi digital
FIFA selidiki dugaan rasis suporter Argentina ke iShowSpeed di Piala Dunia. Simak kronologi insiden dan kontroversi terbaru tim Tango di sini.
Sekda baru Kota Jogja, Budi Santosa Asrori, memprioritaskan pelaksanaan program RPJMD, penguatan tata kelola pemerintahan, dan penanganan isu strategis seperti