SPMB SMP Bantul 2026 Dibuka Juni, Jalur Domisili Diubah
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Logo PSIM Jogja - ist Twitter PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja mewaspadai motivasi pemain Nusantara United FC (NUFC) di tangan pelatih barunya Guntur Cahyo Utomo yang ditunjuk menjadi pelatih carateker Macan Dahan Borneo. Guntur mengambil alih posisi Rasiman sebagai juru taktik menyusul tren negatif yang dialami pada beberapa laga sebelumnya.
Guntur diketahui mengawali debutnya melatih NUFC dengan hasil positif saat Macan Dahan Borneo membekuk Perserang Serang dengan skor mencolok 5-3. Di pertandingan keduanya mantan Kepala Development Center PSS Sleman itu akan dihadang oleh PSIM Jogja, tim peringkat kedua klasemen sementara grup A yang ingin meraih hasil positif.
BACA JUGA : Dua Pemain Baru PSIM Jogja Gabung Latihan Perdana Jelang Hadapi NUFC
Asisten pelatih PSIM Jogja Weliansyah mengaku sudah mempelajari cara bermain NUFC di bawah pelatih baru mereka. Weli menyebut taktik dan strategi untuk mengalahkan Macan Dahan Borneo di kandang sendiri pun diusung oleh klub berjuluk Laskar Mataram itu untuk mengamankan posisi di 12 besar Liga 2 2023.
"Pertandingan mendatang akan sangat penting bagi kita. Semuanya kita siapkan. Yang perlu kita waspadai mereka kan pelatih baru ya, suasananya juga baru, pasti motivasi mereka juga baru. Tentu itu harus kita waspadai. Makanya laga besok sangat penting bagi kita supaya dapat poin penuh dan kita jadi lebih aman di klasemen sementara," kata Weli, Senin (4/12/2023).
Tidak didampingi pelatih kepala mereka Kas Hartadi yang kini tengah melanjutkan kursus kepelatihan AFC Pro, Weli menyebut hal itu bukan menjadi masalah bagi timnya. Sebelum berangkat, Kas disebutnya sudah memberikan instruksi untuk persiapan melawan NUFC. Selain itu keduanya juga kerap berkomunikasi lewat video call untuk melaporkan perkembangan tim jelang laga lanjutan.
"Sebenarnya kita juga sudah komunikasi terus, tugas sudah ditinggalkan beliau, kita hanya tinggal komunikasi karena beliau juga terus mengarahkan kita. Karena bagaimana pun tiap hari video call jadi gampang dan kita menjalani saja pesan beliau," ujarnya.
Menariknya, di laga nanti dua pemain anyar PSIM Jogja juga sudah bergabung dan diprediksi siap diturunkan. "Pemain baru memang sudah gabung, Nico kita rekrut memang buat menambah materi U21, nanti bisa kita pakai buat U21, akan kita lihat perkembangannya bagaimana. Secara kualitas keduanya kan sudah pernah main di Liga 1," katanya.
BACA JUGA : Manajemen PSIM Beberkan Alasan Rekrut Nico Saputro dan Fadilla Akbar
Dengan durasi persiapan yang cukup lama, hal ini disebut Weli cukup menguntungkan bagi timnya. Jajaran pelatih dan pemain bisa evaluasi laga sebelumnya dan mempersiapkan tim dengan lebih matang. "Jelang melawan NUFC memang durasi kita agak lama kurang lebih ada 10 hari lagi, jadi kita memang sedikit terbantu. Kita bisa buat persiapan dan melakukan evaluasi dari laga sebelumnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.