Pemuda Mabuk Bawa Celurit di Jalan Palagan Sleman Diamankan Polisi
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Risto Vidakovic./Istimewa-PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Jelang bergulirnya kembali BRI Liga 1-2023/24, PSS Sleman terus berupaya memperbaiki sejumlah kekurangan tim setelah kekalahan saat laga uji tanding melawan Persis Solo, Kamis (18/1/2024) lalu.
Pelatih Kepala PSS, Risto Vidakovic menegaskan bila penggawa Super Elja harus meningkatkan fokus latihan pada pekan ini. PSS lanjut Risto harus lebih fokus untuk memperbaiki sejumlah aspek yang masih menjadi kekurangan tim. Khususnya kekurangan yang terjadi dalam laga uji tanding kontra Persis Solo sebelumnya.
Risto mengantongi sejumlah catatan dalam aspek taktik permainan. Misal bagaimana saat tim harus menyerang maupun bagaimana saat tim kudu bertahan.
"Pekan ini, kami harus dan akan lebih berfokus pada rencana taktik bermain. Seperti bagaimana kami harus bermain, bagaimana kami harus bertahan, bagaimana kami menyerang," kata Risto di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Senin (22/1/2024).
BACA JUGA: PSS Sleman Kalah dari Persis dalam Laga Uji Coba, Risto Vidakovic: Latihan Kebugaran
Pelatih berlisensi UEFA Pro ini juga menilai Laskar Sembada harus lebih fokus dalam menjalankan instruksi maupun materi yang ia diberikan, termasuk harus berjuang lebih keras lagi dalam permainan di lapangan.
"Tidak hanya itu, kami harus juga mengerti bagaimana harus rapat ketika menetap, semuanya harus bersama-sama. Para pemain harus berjuang lebih, untuk lebih masuk ke dalam permainan dan tentu lebih fokus," tandasnya.
Selain itu Risto juga menyoroti pemain Super Elja yang kerap kehilangan bola di laga uji tanding terakhir. Hal ini kata Risto, harus segera dibenahi oleh tim.
"Banyak hal yang harus kita fokuskan dalam pekan ini dan semoga para pemain bisa menjalankan itu. Karena di babak pertama menghadapi Persis, kami banyak kehilangan hal itu dan hal tersebut akan segera diperbaiki," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.