Advertisement

Runner Up Piala Thomas 2024, Kalah dari China, Indonesia Jaga Asa Kesuksesan di Olimpiade Paris

Andhika Anggoro Wening
Senin, 06 Mei 2024 - 08:17 WIB
Abdul Hamied Razak
Runner Up Piala Thomas 2024, Kalah dari China, Indonesia Jaga Asa Kesuksesan di Olimpiade Paris Timas Bulutangkis Indonesia menjadi runner up di Final Piala Thomas 2024 usai melawan tim China. (ANTARA Foto/Galih Pradipta - tom)

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Tim Negeri Tirai Bambu China berhasil menjadi juara Final Piala Thomas 2024 usai mengalahkan Indonesia. Skor 1-3 menjadi hasil final Piala Thomas 2024 antara Indonesia vs China.

Kepastian China merebut gelar Piala Thomas 2024 usai He Ji Ting/Ren Xiao Yu yang turun di partai keempat mengalahkan ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana 21-11 dan 21-15 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Minggu (5/5/2024).

Advertisement

BACA JUGA: Ganda Putra Indonesia Keok, China Sabet Juara Piala Thomas 2024

Indonesia sebelumnya sempat mempunyai asa setelah Jonatan Christie berhasil menipiskan skor menjadi 1-2 usai mengalahkan Li Shi Feng di partai ketiga.

Jonatan yang merupakan juara All England 2024 sempat tertinggal 1-4 atas Li Shi Feng di awal game pertama. Namun Jojo bangkit dan bisa unggul atas Li dengan skor 9-5 di set pertama.

Li yang bermain di hadapan publiknya sendiri berbalik menekan Jojo lewat smes keras sehingga meraih enam angka beruntun dengan skor 11-9.

Sempat tertinggal 10-13, Jojo berbalik memimpin 16-14 usai bolanya bergulir di net dan jatuh di permainan Li. Jojo terus menjauhi perolehan poin Li sekaligus menutup set pertama dengan skor 21-16 setelah netting lawan menyangkut di net.

Masuk di game kedua, Jojo yang masih mengontrol jalannya permainan terus memimpin atas Li dengan skor 6-2. Li kembali memimpin perolehan poin menjadi 8-6, 11-7 usai merapatkan pertahanan dan mengurangi kesalahan.

Jojo sempat mendekati perolehan poin menjadi 14-17, namun Li yang tidak ingin kalah di hadapan publiknya sendiri akhirnya menutup set kedua dengan skor 21-15.

Masuk di set ketiga, Jojo bermain taktis untuk unggul 4-2 dan 7-4. Li lagi-lagi menyamakan kedudukan menjadi 7-7 Namun Jojo kembali menginjak gas dan unggul empat poin 11-7 setelah bola angkat Li out.

Selepas interval terus menekan permainan Li dan mengontrol jalannya pertandingan. Jojo unggul jauh 16-10. Li sempat meraih empat angka beruntun untuk mendekati poin Jojo 15-18. Jojo akhirnya memenangi set ketiga dengan skor 21-17 untuk membuat skor menjadi 1-2.

Sebelumnya, Fajar Alfian/Rian Ardianto yang turun di partai kedua belum bisa menyumbang poin untuk Tim Merah-Putih setelah dikalahkan Liang Wei Keng/Wang Chan. Fajar Alfian/Rian Ardianto kalah dari Liang Wei Keng/Wang Chan 18-21, 21-17, 17-21.

Fajar/Rian yang menjuarai All England 2024 menguasai awal set pertama dengan memimpin 7-3 usai smes Fajar jatuh ke tempat yang kosong.

Liang/Wang mencoba mendekati perolehan poin 7-10, namun Fajar-Rian menutup perolehan tiga angka beruntun lawan dan unggul 11-7. Selepas interval, Liang/Wang malah berhasil berbalik memimpin 13-12 bola dari Fajar menyangkut di net.

Pertandingan semakin menegangkan setelah perolehan kedua pasangan ini sangat ketat 16-16, 17-17, 18-18. Liang/Wang akhirnya menutup game pertama dengan skor 21-18 setelah bola pengembalian Rian out di samping lapangan.

Masuk di set kedua, Fajar/Rian kembali memimpin perolehan angka atas Liang/Wang seperti di game pertama. Namun Liang/Wang kembali menyamakan kedudukan menjadi 7-7 usai dropshot menyilang Fajar out.

Selepas interval, Fajar/Rian yang tertinggal 10-11 berbalik memimpin 16-13, 18-15. Fajar-Rian akhirnya bisa memenangkan set kedua dengan skor 21-17 sekaligus memaksakan rubber game setelah bola netting Wang menyangkut di net.

Bermain di set ketiga, Fajar/Rian yang pernah menduduki peringkat satu dunia terus memimpin perolehan angka 6-4, 8-4. Fajar-Rian mencoba membuat tempo pertandingan menjadi lebih lambat sehingga Liang/Wei bermain tidak nyaman.

Liang/Wang mendapat momentum mengejar angka saat smes Rian out. Liang/Wang mampu meraih empat poin beruntun untuk menyamakan kedudukan menjadi 8-8.

BACA JUGA: Final Piala Thomas 2024, Fajar/Rian Keok 3 Set, Indonesia Tertinggal 0-2

Selepas interval, Fajar-Rian yang biasa disapa Fajri terus melebarkan jarak poin hingga 16-14 atas Liang/Wei. Pertandingan semakin menegangkan saat Liang/Wei berhasil menyamakan kedudukan 16-16, 17-17.

Liang/Wei akhirnya menutup set ketiga dengan skor 21-17 untuk membawa China menambah keunggulan menjadi 2-0 atas Indonesia.

Hasil Final Piala Thomas 2024, Indonesia vs China

Anthony Sinisuka Ginting vs Shi Yu Qi 17-21, 6-21

Fajar Alfian/Rian Ardianto vs Liang Wei Keng/Wang Chan 18-21, 21-17, 17-21

Jonatan Christie vs Li Shi Feng 21-16, 15-21, 21-17

Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana vs He Ji Ting/Ren Xiao Yu 21-11, 21-15

Shi Yu Qi Menang, China Raih Pertama

Indonesia sebelumnya tertinggal 0-1 setelah Anthony Sinisuka Ginting kalah dua set langsung 17-21 dan 6-21 dari Shi Yu Qi. Perolehan poin sempat sengit di awal pertandingan game pertama, Ginting masih memimpin 4-3 atas Shi Yu Qi.

Namun Shi Yu Qi yang bermain di hadapan publiknya sendiri tampil prima dan terus memimpin, 5-9 dan 7-11 saat Ginting tidak mampu mengembalikan bola.

Ginting mencoba menyusul saat mendapat poin di kedudukan 10-16 usai mengembalikan bola servis dari Shi Yu Qi. Ginting yang tertinggal 13-18 bisa mengambil lima poin beruntun untuk mendekati poin menjadi 16-18 setelah bermain lebih sabar dan banyak mendesak Shi Yu Qi ke belakang permainan.

Shi Yu Qi bisa menutup set pertama dengan skor 21-17 setelah netting menyilangnya tidak bisa digapai Ginting. Masuk di game kedua, Shi Yu Qi terus memimpin perolehan poin hingga 5-1 setelah sergapan Ginting di depan menyangkut di net.

Shi Yu Qi memimpin jauh 11-1 setelah bola lob Anthony Ginting ke belakang out. Setelah interval, Ginting belum bisa keluar dari tekanan permainan Shi Yu Qi yang memang bermain tanpa cela di pertandingan ini.

Shi Yu Qi akhirnya menutup pertandingan ini usai merebut set kedua dengan skor 21-16 sekaligus membawa China memimpin 1-0 atas Indonesia di final Thomas Cup 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Elon Musk: PLTS Jadi Solusi Atasi Krisis Air Global

News
| Senin, 20 Mei 2024, 12:47 WIB

Advertisement

alt

Lokasi Kolam Air Panas di Jogja, Cocok untuk Meredakan Lelah

Wisata
| Senin, 20 Mei 2024, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement