Indonesia U-19 Kalah dari Malaysia Gara-Gara Kartu Kuning
Indonesia U-19 berada di bawah Malaysia dalam klasemen runner-up terbaik Piala AFF U-19 2026 meski punya poin dan selisih gol yang sama. Faktor fair play jadi p
Logo BRI Super League. - Ist
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja menatap laga Derbi Mataram melawan Persis Solo sebagai momentum penting untuk bangkit sekaligus mengakhiri tren negatif di kompetisi.
Bermain di hadapan publik sendiri, Laskar Mataram menargetkan kemenangan demi menjaga gengsi sepak bola Yogyakarta dan memulihkan kepercayaan diri tim.
Pelatih PSIM Jogja, Jean Paul Van Gastel, memastikan kondisi tim dalam keadaan siap meski baru saja menjalani perjalanan panjang seusai menghadapi Borneo FC. Menurutnya, tim pelatih memberikan waktu pemulihan tambahan agar para pemain kembali bugar sebelum menghadapi laga dengan tensi tinggi.
“Persiapan berjalan normal. Kami sadar laga ini emosional, tetapi kami tetap fokus pada rencana permainan,” ujar Van Gastel dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Van Gastel juga membeberkan kondisi terkini skuad PSIM. Ia memastikan pemain anyar Jop van der Avert belum dapat melakoni debutnya karena masih menjalani adaptasi latihan seusai berkompetisi di Korea Selatan.
“Pemain anyar Jop van der Avert dipastikan belum bisa melakoni debutnya karena masih dalam tahap adaptasi latihan pasca-kompetisi di Korea Selatan,” katanya.
Sementara itu, kabar positif datang dari Rahmatso yang telah pulih dan siap diturunkan. Di sisi lain, Donny Warmerdam masih harus menepi lantaran cedera dan belum bisa memperkuat tim.
Pemain sayap PSIM Jogja, Abiyoso, menegaskan bahwa seluruh pemain bertekad bangkit setelah dua kekalahan beruntun dari Persebaya dan Borneo FC. Ia menyebut, Derbi Mataram menjadi kesempatan terbaik untuk membalikkan situasi.
“Seusai mengevaluasi hasil minor di laga sebelumnya, tim bertekad menjalankan instruksi pelatih secara disiplin demi memutus tren negatif dan memberikan kebahagiaan bagi para suporter,” katanya.
Menjelang laga, Van Gastel menilai Persis Solo sebagai tim yang sulit diprediksi musim ini. Perombakan besar dengan mendatangkan 10 pemain baru serta kepergian pemain kunci asal Jepang membuat pola permainan tim berjuluk Laskar Sambernyawa kerap berubah.
Meski demikian, pelatih asal Belanda tersebut menegaskan PSIM tidak akan terlalu larut menyesuaikan diri dengan permainan lawan. Fokus utama tetap pada identitas dan karakter permainan PSIM Jogja.
“Kami akan bermain dengan karakter permainan PSIM sendiri,” ungkapnya.
Abiyoso menambahkan, Derbi Mataram memiliki makna khusus bagi seluruh elemen tim dan suporter. Rivalitas panjang antara PSIM Jogja dan Persis Solo menjadikan laga ini lebih dari sekadar pertandingan biasa.
Oleh karena itu, kemenangan menjadi target utama PSIM Jogja untuk bangkit, menjaga gengsi, dan mempersembahkan hasil terbaik bagi pendukung setia mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indonesia U-19 berada di bawah Malaysia dalam klasemen runner-up terbaik Piala AFF U-19 2026 meski punya poin dan selisih gol yang sama. Faktor fair play jadi p
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
5 Juni 2026 memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Internasional Melawan Penangkapan Ikan Ilegal. Simak maknanya di sini.
Komitmen menjaga keberlanjutan jaringan irigasi sebagai penopang ketahanan pangan terus diperkuat melalui penyelenggaraan Workshop Gerakan Irigasi Bersih
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling pada 5 Juni 2026 untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima penghargaan sebagai salah satu pemerintah daerah berprestasi untuk kategori Pengendalian Inflasi Terbaik.