Advertisement

Gelar Jumpa Pers Terakhir, Klopp: Perpisahan dengan Liverpool Tidak Normal

Taufan Bara Mukti
Senin, 20 Mei 2024 - 20:47 WIB
Arief Junianto
Gelar Jumpa Pers Terakhir, Klopp: Perpisahan dengan Liverpool Tidak Normal Jurgen Klopp / Instagram jurgenkloppite

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Manajer Liverpool, Jurgen Klopp menyebut perpisahannya dengan The Reds itu adalah sesuatu yang tidak normal.

Klopp terkesan dengan salam perpisahannya bersama The Reds yang sudah bersama hampir sembilan tahun. Klopp menilai berpisah dengan Liverpool adalah hal yang gila karena hubungannya dengan klub dan kota tersebut sangat istimewa.

Advertisement

Liverpool menutup Liga Inggris 2023-2024 dengan kemenangan 2-0 atas Wolverhampton Wanderers (Wolves) di Anfield, Minggu (19/5/2024).

Laga ini menjadi laga ke-491 sekaligus kemenangan ke-305 sejak Klopp melatih Liverpool pada 8 Oktober 2015. "Tidak, menurutku itu [perpisahan] tidak normal. Aku sudah lama tahu bahwa hubungan kami sangat istimewa, aku menyukainya," kata Klopp pada jumpa pers terakhirnya, Senin (20/5/2024).

Dia mengaku bersenang-senang selama hampir 9 tahun menukangi Liverpool. Dia juga takjub dengan dukungan fanatik suporter yang ditujukan kepadanya. "Ini benar-benar gila. Anak-anak yang hari ini berada di stadion, anak-anak staf yang hari ini berada di stadion dan saya lihat setelah pertandingan, mereka tidak mengenal manajer Liverpool yang lain," kata Klopp.

Pelatih asal Jerman itu menyebut para suporter menganggap dirinya akan selalu ada di bangku cadangan ketika Liverpool bermain. Namun pada akhirnya kebersamaan kedua belah pihak harus berakhir selepas musim 2023-2024 usai. "Begitulah adanya, mereka hanya berpikir saya selalu ada dan akan selalu ada dan sekarang saya pergi," ujar dia.

BACA JUGA: Jurgen Klopp Umumkan Segera Hengkang dari Liverpool

Selama hampir sembilan tahun, Klopp dan Liverpool memenangkan 8 trofi, di antaranya trofi Liga Champions yang diraih setelah 14 tahun dan Liga Inggris yang diraih setelah 30 tahun. Dia mengatakan kesuksesannya bersama The Reds bukan tentang dirinya sendiri, tapi juga kerja keras para staf pelatih seperti Pep Lijnders, Vitor Matos, Peter Krawietz, John Achterberg, Jack Robinson, dan Andreas Schlumberger.

Keenam tim pelatih yang bekerja bersama Klopp itu juga ikut menyampaikan salam perpisahan dengan Liverpool.

"Bagi publik, itu adalah tentang Jurgen Klopp, Jurgen Klopp, Jurgen Klopp, Jurgen Klopp. Tapi Jurgen Klopp adalah Pep Lijnders, Jurgen Klopp adalah Peter Krawietz, Jurgen Klopp adalah Vitor Matos, Jurgen Klopp adalah John Achterberg, Jack Robinson, Claudio Taffarel, Andreas Kornmayer, dan Andreas Schlumberger," kata eks pelatih Borussia Dortmund itu.

Setelah purna melatih Liverpool, Klopp berencana beristirahat dari dunia kepelatihan setidaknya selama satu tahun. Klopp mengatakan dengan bahagia bahwa terhitung sejak selesainya laga kontra Wolves, dirinya resmi menjadi pendukung Liverpool.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak

Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak

News
| Sabtu, 04 April 2026, 17:07 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement