Advertisement
Penutupan Piala Presiden 2024, Ratusan Penari Topeng Ireng Unjuk Kebolehan Iringi Soimah
Penampilan tarian Topeng Ireng pada penutupan Piala Presiden 2024 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/8/2024). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO—Upacara penutupan Piala Presiden 2024 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/8/2024), berlangsung meriah.
Upacara penutupan dimulai pada pukul 18.00 WIB. Beberapa artis yang turut memeriahkan upacara penutupan tersebut, yakni Soimah dan Putri Ariani.
Advertisement
Selain itu, ada penampilan tarian kolosal yang menarikan Topeng Ireng dan Punakawan. Tepatnya ada 110 penari Topeng Ireng dan 40 penari Punakawan.
Mereka juga ikut mengiringi penampilan Soimah yang menyinden lagu tentang Piala Presiden.
Beberapa tokoh yang hadir untuk menyaksikan pertandingan secara langsung, di antaranya Ketua PSSI, Erick Thohir dan Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana.
BACA JUGA: Panitia Sediakan 18.000 Tiket Gratis untuk Final Piala Presiden
Sementara itu, pertandingan final perebutan juara satu Piala Presiden 2024 kali ini mempertemukan kesebelasan Borneo FC dan Arema FC.
Sedangkan pada final perebutan juara tiga, Sabtu (3/8/2024), Persis Solo berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-0.
Sebelumnya, Ketua Organizing Committee Piala Presiden 2024, Risha Adi Wijayadi mengatakan untuk laga final ada sebanyak 12.000 tiket yang dibagikan secara gratis. "Kalau kapasitas yang diperbolehkan ada 14.000, 12.000 di antaranya gratis," katanya.
Dia mengatakan tiket gratis tersebut disebarkan kepada masyarakat, di antaranya diberikan kepada sekolah sepak bola, sekolah olahraga, sekolah guru olahraga, anak-anak yatim piatu, keluarga TNI/Polri, dan pelaku UMKM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Kinerja APBN DIY 2025 Dinilai Baik, Realisasi Fisik 99 Persen
- Ada Siklon Tropis 91S, Jogja Diprediksi Dilanda Hujan Lebat dan Petir
- Kasus Kejar Jambret di Sleman, Suami Korban Jadi Tersangka
- BMKG: Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa DIY hingga 25 Januari
- Depo di Jogja Tak Terima Sampah Organik, Bumijo Fokus Olah Mandiri
Advertisement
Advertisement




