Kuliah Gratis di PTN, Dosen Unisa Usul Skema Berkeadilan untuk PTS
Dosen Unisa Yogyakarta mengusulkan skema berkeadilan bagi PTS jika kuliah gratis di PTN diterapkan pemerintah.
Suasana latihan PSS Sleman pada Kamis (15/8/2025). /Istimewa -- PSS
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman segera berbenah dan melakukan evaluasi dari kekalahan melawan Persebaya sebelumnya. Aspek menjaga jarak antar lini hingga kontrol bola ditekankan pada para penggawa Laskar Sembada sebagai bekal menatap laga selanjutnya menghadapi Persik Kediri, Senin (19/8/2024) mendatang.
Kekalahan pasukan Super Elja di laga perdana liga kontra Persebaya membuat Pelatih Kepala PSS, Wagner Lopes melakukan serangkaian evaluasi pada timnya. Lopes tak hanya mengevaluasi kesalahan yang dilakukan dalam laga sebelumnya, namun juga membawa materi koreksi tersebut untuk digunakan dalam laga selanjutnya.
BACA JUGA : PSS Sleman Siap Hadapi Persebaya dengan Pemain Prima
"Evaluasi hari ini tidak hanya sebagai koreksi di laga sebelumnya. Kami juga melakukan evaluasi yang berguna untuk persiapan laga selanjutnya," kata Lopes pada Kamis (15/8/2024) di Lapangan Pakembinangun, Sleman.
Juru taktik berkebangsaan Jepang-Brasil tersebut memberikan menu latihan kepada anak asuhannya dengan fokus pada hal-hal detail untuk menyegarkan kembali pemahaman pemain mengenai pentingnya kontrol bola secara sempurna.
Pembenahan ini tak lepas dari pantauan Lopes di mana timnya masih melakukan kesalahan saat kontrol bola maupun ketika sentuhan pertama pada bola.
"Kami banyak melakukan kesalahan mendasar seperti saat kontrol bola. Kemudian, evaluasi ketika melakukan sentuhan pertama pada bola agar bola tidak mudah hilang dari penguasaan," ungkap Lopes.
Pelatih berusia 56 tahun ini juga menekankan pada pemainnya tentang pentingnya menjaga jarak antar lini secara ideal. Bagi Lopes menjaga jarak yang ideal dapat membuat sirkulasi bola mengarah ke depan memiliki banyak pilihan.
"Pada babak kedua di pertandingan yang lalu, permainan kami sudah lebih baik dengan menjalankan instruksi dari pelatih. Sirkulasi bola berjalan bagus karena antar lini memiliki jarak yang ideal sehingga aliran bola mudah melaju ke depan," ucapnya.
BACA JUGA : Kalah di Laga Pertama, Catatan PSS Sulit Menang atas Persebaya Kian Panjang
Pada situasi yang berbeda, saat lawan membawa bola kemudian sirkulasi bola ditutup, lawan tidak memiliki banyak ruang untuk mengirimkan bola atau bisa mengontrol permainan. Hal ini disebut Lopes bisa terjadi jika jarak antar lini punya keseimbangan.
Lopes memastikan PSS Sleman tetap memiliki kedalaman skuad yang kuat dan siap bersaing di setiap pertandingan. Bahkan terlepas dari siapa pun pemain yang akan dimainkan di lapangan nantinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dosen Unisa Yogyakarta mengusulkan skema berkeadilan bagi PTS jika kuliah gratis di PTN diterapkan pemerintah.
Dua penembakan massal di Afrika Selatan menewaskan 27 orang dan melukai puluhan lainnya. Polisi memburu para pelaku.
Messi mencetak gol tendangan bebas ke-76 saat Inter Miami kalah 1-2 dari Columbus Crew. Ia kini tinggal dua gol dari rekor Marcelinho.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke final ganda campuran Asian Games 2026 usai mengalahkan Feng Yanzhe/Huang Dongping 21-12, 21-14.
Jadwal UEFA Nations League 2026/27 Matchday 2 pada 28-29 September 2026. Belgia vs Prancis hingga Spanyol vs Kroasia tayang dini hari WIB.
Tren baju murah untuk foto liburan merebak di kalangan turis China. Pakaian lalu dibuang atau dijual kembali dan memicu isu limbah tekstil.