Lurah Terpilih di Bantul Harus Rangkul Warga yang Berbeda Pilihan
Pilur Bantul di 30 kalurahan berjalan lancar. DPRD meminta lurah terpilih merangkul semua elemen dan menjaga kebersamaan warga.
Penyerang PSIM Jogja Rafinha merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 2 2024/2025 di Stasiun Trisanja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (19/9/2024) malam. Istimewa/PSIM Jogja (email)
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja kembali melanjutkan tren positif dengan meraih kemenangan saat melawan Bhayangkara FC dengan skor 0-1 pada Kamis (19/9/2024) malam di Stadion Trisanja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Gol tunggal Laskar Mataram dicetak oleh Rafinha di menit ke 28 dengan sontekan keras setelah memanfaatkan umpan dari Pedrinho di sisi kiri pertahanan Bhayangkara FC. Kemenangan itu membuat PSIM duduk di peringkat pertama klasemen sementara grup tengah.
Laga berjalan cukup ketat bagi kedua tim. Di menit-menit awal PSIM terlihat banyak menunggu bola sambil sesekali memanfaatkan serangan balik. Sementara tuan rumah dengan percaya diri kerap melancarkan serangan.
Matias Mier yang didapuk menjadi pengatur serangan berkali-kali mengancam lini pertahanan Laskar Mataram di babak pertama. Namun lini belakang PSIM yang solid mampu mencatatkan nirbobol dilaga ini akibat penampilan apik dari Yusaku Yamadera.
Masuk di babak kedua Bhayangkara FC coba melakukan pergantian pemain. Spasojevic yang kesulitan mendapatkan peluang diganti dengan Dendi Sulistyawan, sementara di lini tengah Wahyu Subo ditarik keluar diganti Teuku Ichsan.
Hasilnya cukup sukses, beberapa kali kesempatan Dendi Sulistyawan mampu memberikan tekanan dari sisi kiri pertahanan PSIM. Pun demikian dengan Matias Mier yang bermain cukup bagus di laga ini, hanya saja Harlan Suardi juga bermain mengesankan sehingga gawang PSIM tak kebobolan di laga ini.
Pada 15 menit terakhir babak kedua pertahanan Laskar Mataram digempur habis-habisan oleh The Guardian, julukan Bhayangkara FC.
Bergantian pemain Bhayangkara mencoba membobol pertahanan PSIM yang tampil solid. Namun sampai akhir laga tidak ada gol tambahan, skor 0-1 pun jadi hasil akhir.
BACA JUGA: Peraturan Disetujui, Anggota DPR Bakal Dapat Penghargaan di Akhir Masa Keanggotaan
Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro mengapresiasi kerja keras pemainnya di kaga ini. Seto menyebut tiga poin yang didapat dari kandang lawan merupakan modal yang berharga untuk tetap menjaga motivasi positif bagi anak asuhnya. "Meskipun kami terus menerus ditekan tapi pemain bisa tampil solid dan nirbobol," jelasnya.
Menurut Seto kemenangan di laga ini merupakan buah dari keinginan anak asuhnya yang tampil kompak mengorganisasikan lini pertahanan. Ia tidak menampik bahwasanya gol tunggal di pertandingan ini ada juga dari faktor keberuntungan yakni lini belakang Bhayangkara FC yang lengah.
"Namun pemain sudah bermain sesuai dengan taktik dan strategi meskipun masih ada yang perlu diperbaiki di beberapa sektor," ujarnya.
Sementara gelandang PSIM Jogja Muammar Khadafi menyatakan, kemenangan ini merupakan buah dari doa dan dukungan masyarakat Jogja. "Kami mengikuti instruksi pelatih dengan baik sepanjang laga sehingga menang dan hasil ini kami persembahkan kepada masyarakat Jogja dan keluarga," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Bantul di 30 kalurahan berjalan lancar. DPRD meminta lurah terpilih merangkul semua elemen dan menjaga kebersamaan warga.
Kontingen Indonesia bertolak ke Jepang untuk Asian Para Games 2026 dengan target 7 emas, 8 perak, dan 17 perunggu.
Rupiah hari ini, Selasa 13 Oktober 2026, diprediksi melemah ke kisaran Rp17.910–Rp17.960 per dolar AS akibat tekanan geopolitik dan kebijakan The Fed.
Prabowo membahas percepatan revitalisasi lebih dari 200 museum dan situs budaya pada 2026, termasuk pembaruan narasi sejarah dan teknologi digital.
Psikolog Rose Mini membagikan kiat menghadapi perbedaan pola asuh antara orang tua dan kakek-nenek demi memenuhi kebutuhan anak.
Komdigi memastikan aturan turunan Perpres Ojol terbit sebelum 31 Desember 2026, termasuk formula perhitungan ongkos kirim barang dan makanan.