Menara Telekomunikasi di Bantul Tembus 300, Minat Investor Menurun
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
Aksi pemain PSIM Jogja saat bertanding melawan Persijap Jepara dengan hasil 0-0 pada Rabu (2/10/2024)./Istimewa-PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja harus rela berbagi poin dengan Persijap Jepara setelah keduanya bermain imbang dengan skor 0-0 dalam lanjutan Liga 2 pada Rabu (2/10/2024) di Stadion Mandala Krida. Kericuhan kecil sempat terjadi seusai laga lantaran staf dan manajemen PSIM menganggap waktu belum habis, tetapi wasit telah meniup peluit.
Pertandingan berjalan dengan alot sesuai prediksi. Di babak pertama kedua tim sama-sama bermain aman, tidak ada peluang signifikan yang muncul. Bola banyak berputar di area tengah.
Sementara di babak kedua PSIM terus menekan terutama di 20 menit akhir pertandingan, sejumlah peluang emas tercipta. Namun pertahanan Persijap yang solid tak mampu ditembus.
Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro menyebut, hasil imbang yang diperoleh timnya tentu menunjukkan performa skuad yang tidak maksimal.
Namun, pihaknya tetap bersyukur sebab anak asuhnya terlihat menguasai pertandingan meski tidak ada gol tercipta. "Mungkin semangat pemain kadang habis di dua laga sebelumnya, itu akan jadi evaluasi kami," katanya.
Menurut Seto, di babak pertama pemainnya terlihat terlalu terburu-buru dalam mengeksekusi peluang. Di babak kedua dirinya mengintruksikan agar pemain lebih sabar dan terlihat peningkatannya. "Namun tetap belum ada gol. Penyelesaian akhir akan jadi salah satu evaluasi kami," pungkasnya.
BACA JUGA: Turunkan Pemain Lapis Kedua, PSIM Jogja Keok Kontra Persipa Pati
Pelatih Kepala Persijap Jepara Kahudi Wahyu mengatakan, laga sore ini berjalan dengan baik dan lancar itu yang dianggapnya paling penting.
Tidak ada pemain yang mengalami insiden dan pertandingan menarik dengan jual beli serangan. "Saya ucapkan terima kasih kepada pemain mereka sungguh-sungguh menjaga kebersamaan dan mereka kerja keras," katanya.
Kahudi juga bersyukur lini pertahanannya solid dan bisa mencatatkan nirbobol di laga ini. Menurutnya sektor pertahanan adalah salah satu proses yang tengah dibangunnya di tim itu. "Saya menekankan soal dasar-dasar pertahanan kepada pemain dan alhamdulillha sampai sekarang kami baru kebobolan satu gol," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
Penembakan terjadi di dekat Gedung Putih, AS. FBI dan Dinas Rahasia menangani insiden yang melukai dua orang.
BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Selain mempermudah mobilitas, kehadiran bus KSPN juga diarahkan untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan di kawasan pariwisata