Kejahatan DIY Merajalela, Penjaga TPR Parangtritis Disabet Celurit
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Kepatihan, Pemda DIY, Selasa (18/2/2025)./ Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, memberikan ucapan selamat kepada PSIM Jogja yang berhasil meraih tiket promosi ke Liga 1 sekaligus melaju ke babak final Liga 2 musim ini. Sultan berharap keberhasilan ini menjadi pijakan bagi Laskar Mataram untuk terus berprestasi dan berkembang di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Saya sampaikan selamat untuk PSIM yang berhasil promosi ke Liga 1. Semoga ke depan bisa punya prestasi yang baik," ujar Sultan ditemui di Kompleks Kepatihan, Pemda DIY, Selasa (18/2/2025).
Sultan menyebut, sebagai pendatang baru di Liga 1 musim depan Laskar Mataram harus punya kesungguhan dan konsistensi dalam menjalani kompetisi yang tentunya akan jauh lebih ketat. Baginya, perjuangan PSIM tidak berhenti pada promosi saja, tetapi harus berlanjut untuk menjaga eksistensi dan meraih prestasi lebih tinggi.
"Saya berharap kesungguhan itu harus ada dan konsistensi harus dilakukan. Jangan tanggung-tanggung, kalau setengah-setengah malah tidak akan berhasil," katanya.
Sultan juga berpesan agar PSIM terus berbenah dan meningkatkan kualitas tim. Menurutnya, perubahan dalam susunan pemain pada musim depan wajib dilakukan manajemen agar mampu membawa dampak positif bagi performa klub.
"Itu penting untuk meningkatkan kualitas pemain. Saya kira semuanya harapannya menang, itu jadi sesuatu yang penting," jelasnya.
BACA JUGA: PSIM Jogja Promosi ke Liga 1, Pelatih: Takdir Tuhan
PSIM dijadwalkan akan menghadapi Bhayangkara FC dalam laga final Liga 2 pada 25 Februari mendatang. Sultan HB X sendiri belum bisa memastikan apakah dirinya akan menyaksikan langsung pertandingan tersebut, mengingat agendanya yang cukup padat.
"Finalnya kapan? 25 Februari? Wah, belum tentu (nonton), mungkin saya masih di Jakarta," ujarnya.
Meski demikian, ia berharap final ini bisa menjadi momentum bagi PSIM untuk semakin percaya diri menghadapi Liga 1. Menurutnya, perjuangan di kasta tertinggi nanti akan lebih berat, dan hanya tim yang memiliki mental juara yang bisa bertahan.
"Kalau mau naik kelas ya harus punya mental kuat, tidak ada pilihan selain menang," ujarnya.
Keberhasilan PSIM promosi ke Liga 1 tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Jogja. Sultan HB X pun berharap pencapaian ini bisa menjadi motivasi bagi klub untuk terus berkembang dan menjadi kekuatan baru di sepak bola Indonesia.
"Ya itu biar jadi motivasi saja. Asal ada kesungguhan untuk survive dan meningkatkan kelasnya, memang harus. Tidak usah diutarakan pun, yang namanya tim harus menang," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.