Pasar Tenaga Kerja Amerika Serikat Lesu, Pengangguran Naik Jadi 4,2%
Pasar tenaga kerja AS hanya bertambah 29.000 pekerjaan pada September 2026, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%.
PSSI menguji coba VAR./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Asep Saputra mengatakan Video Assistant Referee (VAR) yang digunakan di Liga 2 Indonesia musim depan akan berbeda dengan yang diterapkan di Liga 1 Indonesia musim ini.
Dalam acara jumpa pers di Kantor PT LIB, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (15/5/2025), Asep menyebut peralatan VAR yang akan digunakan di Liga 2 musim depan lebih sederhana dibanding peralatan yang digunakan di Liga 1.
BACA JUGA: Mengenal VAR di Liga 1
Kendati demikian, VAR yang digunakan sudah sesuai standar karena sama seperti yang digunakan di Piala Asia U-17 dan Piala Asia U-20 beberapa waktu lalu.
"Soal VAR Liga 2, sejauh mana kesiapannya, tadi sempat disebut ada sistem baru, jadi memang di Liga 1 kita ada sistem Hawk-Eye Innovations, lalu untuk Liga 2 besok agak berbeda, tapi ini memang sudah standar karena sistemnya sama kayak Piala Asia U-17 dan U-20 kemarin," kata Asep.
"Ini juga ada pertanyaan, apa mungkin VAR ada di Liga 2? Mereka mempertanyakan kaitannya dengan insfrastruktur, stadion dan lain-lain. Memang untuk di Liga 2 tidak seperti di Liga 1, tetapi secara teknisnya VAR itu minimal ada empat atau enam kamera. Besok tim-tim di Liga 2 menyesuaikan," tambah dia.
Untuk mempersiapkan VAR yang akan digunakan secara penuh selama kompetisi Liga 2 musim depan, PSSI bersama PT LIB telah menggelar pelatihan tahap ketiga pada 15 April hingga 18 Mei di ASIOP Training Ground, Sentul, Bogor, dengan total 73 peserta yang terdiri dari 37 wasit dan 36 asisten wasit.
Di pelatihan ini, juga mencakup pengembangan sumber daya manusia untuk peran Replay Operator (RO) dan Technical Ground (TG) sebagai bagian penting dari sistem VAR.
Terkait alat VAR yang digunakan, Asep yang juga menjadi VAR Project Leader mengatakan bahwa alat VAR untuk Liga 2 sudah dites pada laga antara Dewa United melawan Persita Tangerang di Stadion Pakansari, Bogor, pada pekan lalu.
"Sebetulnya pada saat laga Dewa lawan Persita di Pakansari, kita sudah melakukan tes. Waktu itu memang yang berjalan memang alat Liga 1, tapi yang buat Liga 2 kita buat testing juga. Alhamdulillah kalau soal teknis gak kalah, bahkan ada beberapa poin justru lebih simple," jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pasar tenaga kerja AS hanya bertambah 29.000 pekerjaan pada September 2026, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%.
Gempa M6,1 mengguncang Sumba Barat Daya, NTT, Minggu pagi. Guncangan terasa hingga Manggarai Barat dan tidak berpotensi tsunami.
Paus Leo XIV mengingatkan bahaya AI dalam seni dan mendesak karya manusia dibedakan dari hasil mesin yang diproses algoritma.
Harga iPhone 15 dan iPhone 16 turun Rp1,5 juta pada awal Oktober 2026. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan kabar iPhone 18.
Eksim dapat berlangsung lama dan berulang. Kenali pemicu serta perubahan kondisi kulit untuk membantu mencegah kekambuhan.
Bolt.new mengakuisisi startup AI asal San Francisco, Dokai, untuk memperkuat agen AI dan kemampuan platform menangani workflow enterprise.