India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Kehilangan Rival
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
Eliano Reijnders/ Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Eliano Reijnders batal bergabung dengan Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, melawan China dan Jepang. Alasannya, Eliano Reijnders akan mendampingi istri yang akan melahirkan.
Hal ini diungkapkan oleh PSSI lewat laman Kita Garuda, Kamis (29/5). Padahal, sejatinya, Eliano Reijnders masuk daftar panggil Patrick Kluivert.
BACA JUGA: Eliano Reijnders Dua Kali Dicoret STY
PSSI menyatakan Patrick Kluivert telah berkomunikasi langsung dengan Eliano. Selain itu, Kluivert memahami situasi yang dialami Eliano sehingga mengizinkannya absen.
"Kami sepenuhnya mendukung Eliano [Reijnders] untuk mendampingi keluarganya dalam momen penting dan penuh kebahagiaan ini. Keluarga adalah prioritas utama." kata Kluivert.
"Tim pelatih melakukan penyesuaian skuat, dan kami tetap optimis dengan kekuatan tim yang akan mewakili Indonesia dalam pertandingan mendatang," kata Kluivert.
Eliano mengaku mengucapkan terima kasih. "Terima kasih atas pengertian dan dukungan dari seluruh pendukung sepak bola Tanah Air. Saya juga harap Timnas dapat memberikan hasil terbaik," kata pemain 24 tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.