Advertisement
Gagal Promosi ke Liga 2, Persiba Bantul Tersingkir Usai Adu Penalti
Logo Persiba Bantul - twitter/@Persiba
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL— Ambisi Persiba Bantul untuk naik kasta ke Liga 2 kembali harus tertunda. Laskar Sultan Agung gagal melaju dari babak semifinal sekaligus play-off perebutan peringkat ketiga setelah kalah dari PSGC Ciamis melalui drama adu penalti.
Dalam laga yang digelar di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (7/2/2026), Persiba Bantul bermain imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu. Penentuan pemenang pun harus dilakukan lewat adu penalti, di mana PSGC Ciamis keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2.
Advertisement
Pelatih kepala Persiba Bantul, Susanto, menyampaikan permohonan maaf kepada manajemen, suporter, serta masyarakat Bantul atas kegagalan tim memenuhi target promosi musim ini.
“Saya memohon maaf kepada suporter dan masyarakat Bantul karena belum bisa memberikan hasil terbaik. Belum rezeki kita. Ke depan tentu harus banyak evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemain,” ujar Susanto seusai pertandingan.
BACA JUGA
Susanto mengakui anak asuhnya tampil dengan motivasi tinggi pada laga penentuan tersebut. Sejumlah peluang pun sempat tercipta sepanjang pertandingan. Namun, hasil akhir belum berpihak kepada Persiba.
“Keinginan pemain sangat besar, motivasi mereka juga sangat baik dan mereka sudah bekerja keras. Tapi hasil akhirnya belum berpihak pada kami,” katanya.
Terkait rencana menghadapi musim depan, Susanto belum berbicara mengenai perombakan besar dalam komposisi tim. Ia menegaskan evaluasi menyeluruh akan menjadi fokus utama, terutama dalam memperkuat kedalaman skuad.
“Kami masih banyak evaluasi. Kedalaman tim sangat penting, baik untuk rotasi pemain maupun peningkatan performa tim secara keseluruhan,” jelasnya.
Ia menambahkan, sejak awal kompetisi manajemen telah menetapkan target promosi ke Liga 2. Kegagalan memenuhi target tersebut membuatnya kembali menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
“Target kami tetap promosi. Saya pribadi ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat Bantul dengan membawa Persiba promosi ke Liga 2. Namun kami gagal di semifinal dan play-off. Untuk itu saya dan tim mohon maaf,” ucap Susanto.
Meski mampu membawa Persiba Bantul melangkah hingga perebutan peringkat ketiga setelah ditunjuk sebagai pelatih di tengah musim, Susanto mengaku belum merasa puas.
“Saya belum puas karena belum promosi. Tapi ini menjadi pembelajaran penting untuk melihat dan memahami kedalaman tim serta apa saja yang harus diperbaiki ke depan,” katanya.
Sementara itu, pemain Persiba Bantul Muhammad Faizal juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung setia Laskar Sultan Agung.
“Saya mohon maaf kepada fans Persiba Bantul karena belum bisa membawakan promosi. Semoga ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan bisa lebih baik,” ujar Faizal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Datangi Rumah Duka YB, Gubernur NTT: Negara Lalai Lindungi Anak Miskin
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Enam Saluran Afvour di Bantul Direhab Tahun Ini, Anggaran Rp2,2 Miliar
- Pemda DIY Terapkan Empat Strategi Tekan Kemiskinan Jadi 9,16 Persen
- Terkendala Modal, Rencana BUMD Aneka Usaha Gunungkidul Tertunda
- Hasto Dukung Gagasan Gentengisasi Prabowo, Bedah 200 Rumah Tahun Ini
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu 7 Februari 2026, Cek di Sini
Advertisement
Advertisement



