Advertisement

Timnas Futsal Indonesia Gagal Juara Asia, Iran Menang via Penalti

Newswire
Sabtu, 07 Februari 2026 - 22:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Timnas Futsal Indonesia Gagal Juara Asia, Iran Menang via Penalti Pemain Timnas futsal Indonesia Israr Megantara (kiri) menendang bola ke arah gawang Timnas futsal Iran saat pertandingan final AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/fzn - agr

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA— Langkah Timnas Futsal Indonesia untuk mengukir sejarah di Piala Asia Futsal 2026 harus terhenti di partai puncak. Bermain di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu, Indonesia takluk dari Timnas Futsal Iran lewat drama adu tendangan penalti setelah laga berakhir imbang 5-5 hingga babak tambahan.

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh tensi, Indonesia beberapa kali unggul lebih dulu. Namun, Iran selalu mampu merespons hingga skor imbang bertahan sampai waktu normal dan dua babak tambahan selesai, sesuai catatan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Advertisement

Pada babak adu penalti, Iran memastikan gelar juara usai menang dengan skor 5-4. Dua penendang Indonesia, Dewa Rizki dan Israr Megantara, gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna sehingga kemenangan berpihak kepada tim tamu.

Meski gagal meraih trofi, posisi runner-up menjadi pencapaian terbaik Timnas Futsal Indonesia sepanjang keikutsertaannya di ajang Piala Asia Futsal.

Sejak awal laga, Indonesia tampil agresif. Peluang pertama diciptakan melalui tembakan Rio Pangestu, meski masih mampu diamankan kiper Iran, Bagher Mohammadi. Iran kemudian membuka keunggulan pada menit ketiga lewat sepakan Hossein Tayebi yang mengubah skor menjadi 1-0.

Indonesia tak membutuhkan waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Pada menit ketujuh, Reza Gunawan memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Dewa Rizki untuk membuat skor kembali imbang 1-1. Satu menit berselang, umpan langsung dari kiper Ahmad Habiebie berhasil dikonversi Israr Megantara menjadi gol, membawa Indonesia berbalik unggul 2-1.

Momentum Indonesia berlanjut pada menit kesembilan. Israr Megantara kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah mencetak gol keduanya dan membawa Indonesia unggul 3-1.

Iran sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-16 melalui tembakan Saeid Ahmad Abbasi. Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah Indonesia mengajukan challenge karena bola dinilai telah keluar lapangan. Tak lama kemudian, Iran mendapat peluang emas lewat titik penalti akibat pelanggaran keenam Indonesia, tetapi tendangan Salar Aghapour berhasil ditepis Ahmad Habiebie.

Tekanan Iran akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-18. Mahdi Karimi mencetak gol usai memanfaatkan skema tendangan bebas sehingga skor berubah menjadi 2-3 hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Iran langsung tampil menekan. Hasilnya, Saeid Ahmad Abbasi mencetak gol penyama kedudukan lewat tendangan bebas pada menit ke-23. Indonesia kembali merespons cepat satu menit kemudian melalui gol Samuel Eko yang membawa Garuda kembali unggul 4-3.

Setelah kembali tertinggal, Iran meningkatkan intensitas serangan. Habiebie tampil gemilang di bawah mistar dan menggagalkan sejumlah peluang lawan, termasuk tembakan Mohammad Hossein Derakhshani yang membentur mistar gawang.

Iran kemudian menerapkan strategi power play saat laga menyisakan sekitar empat menit. Strategi tersebut membuahkan hasil setelah Mahdi Karimi mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-37. Skor 4-4 bertahan hingga waktu normal berakhir, memaksa laga dilanjutkan ke babak tambahan.

Pada babak tambahan pertama, Iran lebih dominan menekan pertahanan Indonesia, namun skor tetap imbang. Drama kembali tercipta di babak tambahan kedua. Israr Megantara mencetak gol ketiganya pada menit ke-49 dan membawa Indonesia unggul 5-4.

Keunggulan tersebut tak bertahan lama. Iran kembali menyamakan skor pada menit yang sama melalui tembakan keras Salar Aghapour yang tak mampu dibendung kiper Indonesia. Skor 5-5 bertahan hingga babak tambahan berakhir dan pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.

Pada babak tos-tosan, Iran tampil lebih tenang dan memastikan kemenangan 5-4, sekaligus menggagalkan ambisi Indonesia meraih gelar juara Piala Asia Futsal 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Menkop Resmikan Produk UMKM HIPMI DIY Masuk Gerai KDKMP

Menkop Resmikan Produk UMKM HIPMI DIY Masuk Gerai KDKMP

News
| Sabtu, 07 Februari 2026, 22:07 WIB

Advertisement

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

Wisata
| Rabu, 04 Februari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement