Advertisement
Gara-gara Perang Iran-Israel, Mehdi Taremi Batal Perkuat Inter Milan di Piala Dunia Antarklub 2025
Mehdi Taremi - Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Nasib nahas dialami oleh Mehdi Taremi. Penyerang Inter Milan itu batal memperkuat timnya di Piala Dunia Antarklub 2025, gara-gara konflik antara Israel dengan Iran pecah. Mehdi tidak bisa menyusul timnya karena Pemerintah Iran menutup semua jalur penerbangan sipil demi keamanan.
BACA JUGA: Inter Milan Ditahan Monterrey 1-1
Advertisement
“Striker Iran itu tidak akan bergabung dengan Inter Milan, untuk pertandingan pertama, bahkan mungkin juga sisanya,” bunyi laporan La Gazzetta dello Sport, Kamis (19/6/2025).
“Inter terus berkomunikasi dengan otoritas Iran untuk menenangkan sang pemain dan berusaha mencari solusi. Sang pemain berada di tempat yang aman di Teheran,” sambung laporan tersebut.
Sekadar diketahui, Taremi pulang ke negara asalnya Iran usai final Liga Champions 2024-2025 pada awal Juni. Ia mendapat waktu libur singkat dari Inter sebelum Nerazzurri mentas di Piala Dunia Klub 2025 sekaligus membela Timnas Iran di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Taremi didatangkan Inter secara gratis pada musim panas 2024. Ia mengemas tiga gol dan sembilan assist dalam 43 penampilan di semua kompetisi.
Absennya Taremi memaksa pelatih Cristian Chivu putar otak. Sebab, ia harus cermat berhitung dengan kebugaran pemain usai melakoni musim panjang sekaligus persiapan menyambut 2025-2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Jadwal KRL Solo Jogja per 1 April 2026, Layani Mobilitas Seharian
- Kirab HUT Sri Sultan HB X, Malioboro Ditutup Mulai Kamis Pagi
- Satpol PP Bantul Tertibkan Baliho Raksasa di Jalur Protokol
Advertisement
Advertisement








