Kemantren Pakualaman Masuk 10 Besar Kinerja Perangkat Pemkot Jogja
Kemantren Pakualaman masuk 10 besar kinerja perangkat daerah Kota Jogja dengan peringkat kesembilan dan terbaik di antara 14 kemantren.
Jajaran manajemen PSIM Jogja saat melakukan audiensi dengan Polda DIY. Ist - Dok. PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja dapat dukungan penuh dari Polda DIY untuk menggunakan Stadion Maguwoharjo sebagai kandang di kompetisi Liga 1 mendatang.
Hal ini diungkapkan oleh Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono saat menerima audiensi jajaran manajemen PSIM, termasuk Direktur Utama Liana Tasno dan Ketua Panpel Wendy Umar. Kapolda mengatakan, akan mendukung penuh keamanan PSIM selama berlaga di Maguwoharjo.
Anggoro menekankan persatuan antara lintas kelompok suporter tetap harus diutamakan. Terlebih, PSIM akan berkandang di stadion yang juga merupakan markas dari tim lokal PSS Sleman.
“Inisiatif dari individu (suporter) untuk mau bersatu, itu yang paling utama. Tidak hanya dari segi keamanan, tetapi semua harus bersinergi. Jangan hanya dikatakan, tetapi harus dilakukan agar bisa dirasakan manfaatnya,” ujar Anggoro, Kamis (26/6/2025).
Di sisi lain, Kapolda juga tetap menyoroti potensi kerawanan dalam menjaga keamanan pertandingan. Pihaknya tidak menutup kemungkinan melakukan penundaan atau perubahan lokasi pertandingan, jika kondisi keamanan tidak memungkinkan.
BACA JUGA: Perbaikan dan Pembangunan 600 Km Jalan di Bantul Ditargetkan Kelar dalam Lima Tahun
“Perlu ada prediksi intelijen terkait keamanan, seperti penundaan waktu atau perubahan tempat itu biasa. Ini semua demi keamanan,” katanya.
Ketua Panpel PSIM, Wendy Umar turut memaparkan track record koordinasi keamanan yang selama ini dilakukan manajemen. Ia menjelaskan, setiap pertandingan pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan Polda, Polres, Polsek, hingga kelompok suporter.
Wendy menyampaikan berbagai langkah inovatif yang dilakukan manajemen untuk menjaga situasi kondusif pertandingan. Di antaranya memberikan tiket gratis untuk anak-anak di bawah pengawasan orang tua, serta pemberian gerbang khusus untuk anak-anak dan perempuan.
“Alhamdulillah usaha itu ada hasilnya, yakni denda yang turun pada musim terakhir ini daripada yang sebelum-sebelumnya,” kata Wendy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemantren Pakualaman masuk 10 besar kinerja perangkat daerah Kota Jogja dengan peringkat kesembilan dan terbaik di antara 14 kemantren.
Hari Kanker Paru Sedunia, AstraZeneca mendorong penguatan navigasi pasien untuk mempercepat diagnosis, rujukan, dan pengobatan kanker paru.
Pieter Huistra menyebut progres PSS Sleman mencapai 70-75%. Fisik pemain 80%, sedangkan taktik 70-75% jelang Super League.
Vin Diesel mengungkap Fast Forever mulai syuting Desember 2026. Film utama ke-11 Fast & Furious ini dijadwalkan tayang Maret 2028.
Inklusi keuangan DIY mencapai 98,74 persen, peringkat kedua nasional. OJK masih fokus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Kemenkes membangun rumah sakit lapangan di Ruteng untuk korban gempa. Fasilitas dilengkapi ruang operasi dan ditargetkan 100 tempat tidur.